MASOHI, SENTRALTIMUR.COM – Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Muhammad Kudus Tehuayo buka-bukaan soal proses penetapan APBD.
Ia menyebut jika dirunut kebelakang proses penetapan APBD tahun anggaran 2019 sampai 2024, ada tindakan copy paste atau Copas dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemda Malteng.
Tehuayo mengungkapkan hal itu dalam Rapat Paripurna DPRD Malteng dalam rangka penyampaian pertanggungjawaban APBD tahun anggaran 2024, Kamis (28/8/2025).
”Kalau kita runut lagi ke belakang terkait dengan proses penetapan APBD dari tahun 2019- 2025 kebanyakan yang terjadi di OPD adalah copy paste,” tegas Tehuayo.
Ia mengungkapkan, jika buka-bukaan soal (penetapan) anggaran, Fraksi PKB dengan tegas menyampaikan kepada Sekda Malteng untuk sama-sama melihat daerah ini dengan hati.
”APBD ialah uang masyarakat hanya dititipkan kepada anggota DPRD dan pihak eksekutif dikelola untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat, bukan kepada kelompok tertentu yang terjadi hari ini,” tegas anggota Komisi II DPRD Malteng ini.
Ia turut mengkritisi laporan pertanggungjawaban APBD 2024 dari Sekretaris Daerah Malteng Rakib Sahubawa. Menurutnya, penyampaian laporan pertanggungjawaban APBD 2024 jika dilihat dari indikator capaian yang dilakukan, hal itu tidak rasional.
Salah satunya, Kabupaten Maluku Tengah mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-10 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). ”Bahwa opini dasarnya ialah pengambilan keputusan semuanya tertib semuanya taat, namun yang terjadi hari ini di Kabupaten Maluku Tengah 10 kali dapat WTP tapi masyarakatnya makin miskin,” sesalnya.
Walau begitu, ia menyebut capaian tersebut adalah suatu pencapaian yang membanggakan dan harus dipertahankan. ”Karena opini WTP ini opini yang paling tinggi yang merupakan syarat minimal pemerintah daerah mengelola keuangan dengan tertib dan taat,” kata Tehuayo.
Walau begitu, ia berharap adanya langkah bersama yang diambil untuk berbenah untuk kemajuan kabupaten berjuluk Pamahanu Nusa ini. ”Ini sebagai langkah awal bagi Malteng Bangkit untuk berbenah dari periode-periode sebelumnya,” ujarnya. (RED)




