Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the essential-widgets domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u1433544/public_html/wp-includes/functions.php on line 6121

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the google-analytics-for-wordpress domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u1433544/public_html/wp-includes/functions.php on line 6121
Banjir Kepung Kota Ambon, Pemukiman Warga Terendam - Sentraltimur.com
banner 728x250

Banjir Kepung Kota Ambon, Pemukiman Warga Terendam

  • Bagikan
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Banjir mengepung kota Ambon setelah hujan deras tanpa henti terjadi sepanjang Minggu (11/7/2021). Beruntung tidak ada korban jiwa akibat bencana banjir dan longsor di kota Ambon.

Sejumlah lokasi di Kota Ambon terendam banjir seperti di kawasan Tanah Tinggi, Batu Gantung, Batu Merah, Passo dan juga Waiheru.

Di kawasan Cokro, Waiheru, puluhan rumah warga terendam banjir. Banjir juga merendam ruas jalan raya di depan SMK Negeri 3 Ambon di kawasan itu. Akibatnya pengendara motor kesulitan melintas.

“Iya banjir terjadi mulai pukul 8 malam merendam rumah warga di kawasan Cokro,” kata Ahmad, warga setempat.

Kendaraan yang melintas harus lebih hati-hati karena ketinggian air mencapai betis orang dewasa.

Hujan yang merendam jalan raya sempat menyebabkan kemacetan lalu lintas. Menghindari kecelakaan, warga memasang tanda larangan dari bambu di permukaan jalan yang lebih rendah agar tidak dilewati kendaraan.

Kapolsek Baguala, Iptu Morlan Hutahean mengimbau warga mewaspadai banjir di kawasan Passo, Waiheru dan sekitarnya.

“Hujan deras menyebabkan banjir di Waiheru akibat luapan air dari drainase dan sungai,” katanya, Minggu malam.

Kondisi yang sama juga terjadi di kawasan Batu Merah. Puluhan rumah warga yang berada di bantaran sungai terendam banjir. Akibatnya banyak warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

  • Bagikan