banner 728x250

Belum Capai Target, Pemkab Malra Kebut Vaksinasi Covid-19

  • Bagikan
Sejumlah warga mendaftar untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 massal di Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Sabtu (26/6/2021). (FOTO: ANTARA)
banner 468x60

LANGGUR, SENTRALTIMUR.COM – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Maluku, mempercepat vaksinasi Covid-19 guna meningkatkan cakupan vaksinasi yang baru mencapai sekitar 41 persen dari target 85.000 orang untuk mencapai kekebalan kelompok.

Data Dinas Kesehatan Malra, secara keseluruhan jumlah orang yang telah divaksin untuk tenaga medis berjumlah 1.042 orang pada dosis pertama.

Dari jumlah tersebut, 1.011 orang divaksi lengkap hingga dosis kedua. Sedangkan untuk pelayan publik 3.929 orang penerima dosis pertama. Dan dari jumlah itu penerima dosis kedua 3.007 orang.

Sementara itu, untuk lansia yang telah divaksin 556 orang dosis pertama, sedangkan yang sudah lengkap hingga dosis kedua baru 246 orang.

“Dari jumlah tersebut untuk Malra kini sudah mencapai 41 persen, oleh karena itu kami terus berupaya untuk meningkatkan terus pemberian vaksin,” kata Kepala Dinas Kesehatan Malra, dr Katrinje Notanubun di Langgur, Minggu (27/6/2021).

Malra berada di zona kuning atau tergolong risiko rendah penyebaran Covid-19. Populasi penduduk Malra berdasarkan sensus terakhir BPS pada 2020 mencapai 121.511 jiwa.

Katrinje menjelaskan untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) di Malra membutuhkan setidaknya 70 persen cakupan vaksinasi dari total populasi, yakni sebanyak 85.057 orang.

“Target secara nasional minimal 70 persen untuk capai herd immunity,” katanya.

Upaya mempercepat vaksinasi, lanjutnya, salah satunya adalah mendukung program “Serbuan Vaksinasi Massal” yang digelar serentak sejak Sabtu (26/6).

  • Bagikan