banner 728x250

Bentrok 2 Kelompok Warga Maluku di Sorong 1 Tewas, Ini Kronologinya

  • Bagikan
KELOMPOK WARGA
Aparat kemanan berhasil kuasai keadaan TKP bentrokan di Sorong, Papua Barat, Selasa (25/1/2022) dini hari. (FOTO: MPI)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Dua kelompok sesama warga Maluku terlibat bentrok di Kota Sorong, Papua Barat.

Satu orang tewas akibat dibacok. Korban tewas bernama Kani Rumaf (20), mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong.

Pertikaian merembet hingga terjadi pembakaran Diskotek Double O oleh massa yang bertikai. Belasan orang yang terjebak dalam tempat hiburan malam itu laporkan tewas.

Bentrokan dua kelompok warga asal Maluku; Pelauw dan Kei ini terjadi pada Senin tengah malam (24/1/2022) hingga Selasa dini hari. Berikut kronologi yang sentraltimur.com himpun dari pelbagai sumber:

Pukul 23.45 WIT

Belasan warga dari kelompok Kei bergerak dari kantor sekretariat menuju karaoke Double O. Tiba di Diskotek Double O, kelompok warga Pelauw sudah berada di halaman tempat hiburan malam itu. Pertikaian dua kelompok ini pun terjadi. Salah seorang warga Kei bernama Kani Rumaf dibacok di perempatan Kantor DPRD Kota Sorong.

Pukul 00.00 WIT.

Korban di bawa ke RS Selebe Solu untuk mendapatkan penanganan medis. Tiba di RS, nyawa korban tidak tertolong.

Selasa, Pukul 00.50 WIT

Kelompok warga yang marah akibat rekannya tewas membakar Diskotek Double O. Mereka juga membakar 2 unit mobil dan 5 unit motor di halaman parkir diskotek.

Pukul 01.03 WIT

Tempat hiburan malam yang dibakar massa terdengar suara ledakan dari dalam bangunan tersebut.

Kelompok Warga Kei vs Pelauw

Pukul 01.08 WIT

Bentrokan kedua kelompok sesama warga Maluku ini berlanjut. Saling serang dengan mengunakan alat tajam seperti panah, tombak dan parang.

Pukul 01.12 WIT

Terjadi ledakan bom molotov di depan Kantor BPJS Sorong.

  • Bagikan