banner 728x250

BMKG: Wilayah Seram Selatan Rawan Gempa dan Tsunami

  • Bagikan
banner 468x60

JAKARTA, SENTRALTIMUR.COM – Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono mengatakan bahwa kawasan selatan Pulau Seram, Maluku memang rawan gempa dan tsunami.

Seperti diketahui, telah terjadi tsunami kecil di Maluku Tengah pada Rabu (16/6/2021) siang. BMKG pun telah memperingatkan adanya tsunami di Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Seram.

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. Namun demikian berdasarkan hasil observasi tinggi muka air laut menunjukkan ada kenaikan. Terjadi tsunami kecil yang diduga kuat berkaitan longsoran bawah laut yang dipicu gempa,” ujar Daryono, Kamis (17/6/2021).

Kejadian tsunami kecil ini terekam di Stasiun Tide Gauge Tehoru, Maluku yang dioperasikan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG). Tsunami dengan ketinggian maksimum sekitar 50 cm pada pukul 11.47 WIB (4 menit setelah gempa).

“Kejadian tsunami kecil juga terekam di Stasiun Tide Gauge Banda. Ketinggian maksimum 7 cm pada pukul 12.02 WIB [19 menit setelah gempa],” imbuh Daryono dikutip dari okezone.com.

Dia mengingatkan wilayah selatan Pulau Seram merupakan kawasan rawan gempa dan tsunami. Sebelumnya, di wilayah ini sudah terjadi gempa dan tsunami destruktif.

Daryono menambahkan bahwa gempa Maluku Tengah yang bermagnitudo 6 dipicu aktifitas sesar aktif dan menimbulkan tsunami kecil yang diduga berasosiasi dengan Zona Sesar Kawa. Hasil analisis mekanisme sumber gempa ini menunjukkan mekanisme pergerakan sesar turun (normal fault).

Hingga Rabu 16 Juni 2021 pukul 16.00 WIB, telah terjadi 16 gempa bumi susulan dengan magnitudo berkisar antara 1,9–3,7 di sekitar Pulau Seram. (OZC/RED)

  • Bagikan