banner 728x250

Buka Musrenbang RPJMD SBT 2025-2029, Ini Kata Bupati

MUSRENBANG RPJMD
Bupati Seram Bagian Timur Fachri Husni Alkatiri membuka Musrenbang RPJMD tahun 2025-2029 di gedung Serbaguna, Bula, Rabu (13/8/2025). (SENTRALTIMUR.COM/AINI SANAKY)
banner 468x60

BULA, SENTRALTIMUR.COM – Bupati Seram Bagian Timur (SBT) Fachri Husni Alkatiri membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029 di gedung serbaguna, Bula, Rabu (13/8/2025).

Fachri mengatakan, RPJMD adalah dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan yang memuat visi, misi, arah kebijakan, dan program prioritas yang akan dilaksanakan.

RPJMD menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah, sekaligus menjadi kontrak sosial antara pemerintah daerah dengan masyarakat. “Ini berlandaskan pada visi kita, yaitu terwujudnya masyarakat Seram Bagian Timur yang sehat, cerdas, sejahtera dan berbudi luhur. Visi ini merupakan cita-cita luhur yang ingin kita wujudkan bersama,” kata Fachri.

Untuk mencapai visi tersebut, Fachri telah merumuskan enam misi yang terukur. Dari misi tersebut telah menetapkan tujuan, sasaran, dan program prioritas yang akan menjadi fokus utama, antara lain pusat kesehatan keliling (penguatan fasilitas layanan keliling dan edukasi masyarakat).

Sehat bersama spesialis (layanan berbagai dokter spesialis dan penyiapan RSUD bula sebagai rumah sakit rujukan). Berikut, SBT pintar (meningkatkan fasilitas, akses dan kesempatan belajar bagi guru dan masyarakat desa).

SBT terampil (mendorong penyelenggaraan kegiatan belajar dan pelatihan berorientasi pasar berbasis sumber daya lokal dengan orientasi kebutuhan pasar berbasis sumber daya lokal dengan orientasi kebutuhan pasar).

Selanjutnya, SBT kuat (meningkatkan konektivitas infrastruktur ekonomi dan pengolahan potensi sumber daya alam oleh umkm yang lestari). Lalu, SBT kreatif (mengembangkan potensi wisata alam dan ekonomi kreatif melalui revitalisasi peran Badan Usaha Milik Daerah.

Masyarakat berbudi luhur (implementasi nilai keluhuran budi melalui pembangunan fasilitas, even keagamaan dan masyarakat). Kemudian, Aparatur berbudi luhur (pembinaan dan pelatihan aparatur berbasis nilai agama dan budaya menuju good dan clean governance.

“Oleh karena itu, Musrenbang RPJMD ini menjadi momentum untuk merumuskan prioritas pembangunan yang realistis, terukur, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Fachri.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram