banner 728x250

Bupati Malra Resmikan RSUD Elat, Layanan Kesehatan Wilayah 3T Ditingkatkan

RSUD ELAT
banner 468x60

LANGGUR, SENTRALTIMUR.COM – RSUD Kelas D Pratama Elat di Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) resmi beroperasi, Rabu (26/11/2025).

Peresmian ditandai penandatanganan prasasti, penekanan sirene dan pemotongan pita oleh Bupati Malra M. Thaher Hanubun.

Peresmian ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan layanan kesehatan lengkap bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Bupati Thaher menegaskan pembangunan fasilitas kesehatan di Kei Besar merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap pemerataan pembangunan wilayah.

Selama ini masyarakat di Kei Besar harus menempuh perjalanan jauh ke Langgur untuk mendapatkan layanan medis, dan tidak jarang kondisi kritis berakhir fatal akibat keterlambatan penanganan. “Kei Besar harus maju dan setara dengan Kei Kecil. Peresmian rumah sakit ini menepis kecemasan yang dialami masyarakat selama puluhan tahun,” tuturnya.

Pembangunan RSUD Pratama Elat di Kecamatan Kei Besar dimulai pada 2023 bersumber dari DAK Fisik dengan total anggaran Rp66,32 miliar, termasuk pengadaan alat kesehatan dan fasilitas pendukung lainnya.

Dia berharap tenaga kesehatan memberikan pelayanan profesional, ramah, dan menjaga fasilitas yang telah disediakan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Malra Muhsin Rahayaan menjelaskan RSUD Pratama Elat telah dilengkapi 11 gedung pelayanan sesuai Permenkes Nomor 24 Tahun 2014. Fasilitas itu mencakup rawat jalan, rawat inap, unit gawat darurat, ruang operasi, laboratorium, radiologi, farmasi, dapur gizi, gedung laundry, serta kamar jenazah.

“Saat ini sebanyak 56 tenaga kesehatan telah ditempatkan meski demikian, rumah sakit masih membutuhkan tambahan sekitar 25 tenaga medis dan tenaga penunjang untuk mengoptimalkan pelayanan. Kami juga butuh ambulance untuk operasional,” katanya.

Ia menyampaikan apresiasi atas terbitnya Perbup Nomor 15 Tahun 2025 yang memungkinkan perekrutan tenaga non-PNS dan PPPK untuk mendukung kebutuhan SDM kesehatan di Kei Besar. (RED)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram