banner 728x250

Dalam 9 Hari, 181 Anak dan Remaja di Maluku Terpapar Corona

  • Bagikan
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, Adonia Rerung. (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Wabah Covid-19 di Maluku tidak hanya menyerang orang dewasa, ratusan anak dan remaja juga terpapar virus mematikan tersebut.

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku mencatat 181 anak dan remaja positif terinfeksi  Covid -19  dalam sembilan hari terakhir terhitung 1-9 Juli 2021.

Berdasarkan kasus Covid-19 yang diterima di Ambon, Sabtu (10/7/2021), tercatat angka kumulatif Covid-19 di Provinsi Maluku dalam sembilan hari terakhir mencapai 1.755 kasus. Sebanyak 180 kasus (10,26 persen) diantaranya balita dan anak-anak usia 0-19 tahun.

Disebutkan 31 dari 181 anak dan remaja terkonfirmasi positif adalah bayi di bawah lima tahun (balita), dan dua di antaranya dilaporkan berusia kurang dari seminggu, sedangkan sisanya 149 anak usia 6-19 tahun.

“Perkembangan kasus positif pada anak di bawah usia 19 tahun di Maluku sejak 1 juli 2021 cenderung meningkat, seiring kasus posifif aktif yang mengalami lonjakan sangat signifikan,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Maluku Adonia Rerung, Sabtu.

Sebanyak 104 anak dan remaja positif Covid-19 kasus dari Kota Ambon, Kepulauan Aru 63 kasus, Maluku Tengah 5 kasus, Kota Tual, Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Maluku Tenggara masing-masing tiga kasus.

Ratusan anak dan remaja diduga kuat tertular virus Corona dari anggota keluarganya yang lain, mengingat semakin banyak ditemukan klaster keluarga terutama di Kota Ambon dan Kabupaten Kepulauan Aru.

  • Bagikan