banner 728x250

Dinilai Terlalu Mahal, DPRD Maluku Minta Tarif Rapid Test Antigen Dikurangi

  • Bagikan
Ilustrasi warga menjalani rapid test antigen. (FOTO: ANTARA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – DPRD Provinsi Maluku menilai tarif atau biaya rapid test antigen terlalu mahal untuk masyarakat khususnya bagi pelajar maupun mahasiswa. Harganya mencapai Rp 250 ribu hingga Rp 275 ribu per orang.

Karena itu, DPRD mengimbau Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Maluku mengurangi tarif rapid tes antigen bagi pelaku perjalanan di wilayah Maluku seperti antara kota dan kabupaten, khususnya bagi pelajar maupun mahasiswa.

“Mereka yang melakukan perjalanan hanya di dalam provinsi, Satgas Covid -19 maupun Pemprov Maluku sudah harus mempertimbangkan aspek pembiayaan tes cepat antigennya yang tidak memberatkan. Kalau biaya rapid tes antigen untuk pelaku perjalanan ke luar provinsi itu merupakan suatu hal tersendiri atau berbeda,” kata Wakil ketua DPRD Maluku, Melkianus Sairdekut, Rabu (23/6/2021).

  • Bagikan