banner 728x250

Ditutup Warga 8 Jam, Jalan Lintas Seram Kembali Dibuka

  • Bagikan
Warga Desa Watludan, Kecamatan Wapia, Kabupaten Maluku Tengah saat menutup jalan Trans Seram, Kamis (8/7/2021). (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Jalan Trans Seram penghubung tiga kabupaten di Pulau Seram yang sempat ditutup warga di Desa Watludan, Kecamatan Wapia, Kabupaten Maluku Tengah akhirnya dibuka.

Pembukaan jalan Lintas Pulau Seram itu berhasil dilakukan setelah aparat dan perwakilan pemerintah daerah kabupaten Maluku Tengah bernegosiasi dengan warga desa yang memblokade jalan.

“Jalan sudah dibuka kembali, tadi malam sekira jam 10 malam,” kata Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua dihubungi sentraltimur.com, Jumat (9/7/2021).

Abua mengungkapkan, pembukaan jalan tersebut setelah pemerintah bersama aparat TNI, Polri menjelaskan duduk persoalan yang terjadi kepada masyarakat desa dan pihak keluarga pengambil jenazah.

Dalam negosiasi itu, pihak keluarga almarhum meminta pemerintah daerah mengganti uang peti mati.

“Mereka meminta ongkos peti harus dibayar oleh pemerintah daerah dan sudah dibayar. Jalan Trans Seram sudah dibuka setelah pemerintah bernegosiasi dengan warga, juga dijelaskan korban terpapar Covid berdasarkan tes swab PCR,” ungkapnya.

Kepala Desa Watludan Ronny Ambrosila menjelaskan, pembukaan poros jalan Pulau Seram itu dilakukan setelah aparat dan pemerintah mencapai kata sepakat dengan keluarga almarhum.

“Sudah dibuka Kamis malam,” ujarnya kepada sentraltimur.com dihubungi dari Ambon.

Blokade jalan berlangsung sekira delapan jam. Setelah itu jalan yang ditutup kembali dibuka dan kendaraan sudah bisa melintasi jalan tersebut.

Penulis: MEHMET SALAHUDINEditor: YANTO
  • Bagikan