BULA, SENTRALTIMUR.COM – Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Sadali Ie membuka pameran ekonomi kreatif (Ekraf) memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di pantai Wailola, Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Minggu (3/8/2025).
Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, Sadali menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemkab SBT, para pelaku usaha dan mitra atas kolaborasinya yang telah menyelenggarakan expo dalam rangka penguatan ekonomi di SBT.
SBT expo ini merupakan wadah yang sangat penting bagi para pelaku ekonomi kreatif guna menampilkan karya-karya terbaik, menjalin kolaborasi dan memperluas jaringan bisnis. Ekraf dengan segala inovasi dan potensinya telah menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Saya sangat bangga dan menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini. Tentunya melalui pameran ini kita dapat menyaksikan langsung berbagai produk dan jasa kreatif yang dihasilkan oleh para pelaku ekraf. Setiap karya yang ditampilkan adalah bukti nyata dari semangat kreativitas, inovasi dan ketekunan masyarakat SBT dan pelaku ekraf,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Maluku mendukung kegiatan seperti ini karena Ekraf memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan lapangan kerja dan memperkuat identitas budaya lokal. “Saya sangat berharap melalui SBT expo dan pameran ekraf ini para pelaku ekonomi semakin termotivasi untuk terus berkarya, berinovasi, berkolaborasi dan yang paling penting dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi di kabupaten SBT,” kata Sadali.
Dia mengajak masyarakat SBT memanfaatkan kesempatan ini dengan menjalin komunikasi, bertukar informasi dan menjalin kerjasama yang saling menguntungkan. “Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memajukan Ekraf di Provinsi Maluku dan khususnya di Kabupaten SBT,” ajaknya.
Sebelumnya, Bupati SBT, Fachri Husni Alkatiri mengatakan Ekraf saat ini menjadi salah satu sektor yang tumbuh paling cepat dan memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Di tengah tantangan global sektor ini terbukti tangguh, fleksibel dan berbasis pada kekuatan SDM, kreativitas serta kearifan lokal.



