banner 728x250

Gempa 7,5 Magnitudo Guncang Tanimbar, Puluhan Rumah Rusak

  • Bagikan
DAMPAK GEMPA
Puluhan rumah warga di kabupaten Kepulauan Tanimbar rusak akibat gempa berkekuatan 7,5 magnitudo, Selasa (10/1/2023) dini hari. (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Puluhan rumah warga di kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan 7,5 magnitudo.

Gempa mengguncang wilayah Tanimbar, Selasa (10/1/2023) dini hari sekitar pukul 02.47 WIT.

Data sementara yang berhasil dihimpun sentraltimur.com, puluhan rumah warga yang mengalami kerusakan itu tersebar di beberapa desa dan kecamatan di kabupaten yang sebelumnya bernama Maluku Tenggara Barat itu.

Tercatat 10 rumah warga di desa Romnus kecamatan Wuar Labubar rusak berat.

“Saya baru dapat laporan dari petugas, sampai pagi ini laporan baru masuk itu di desa Romnus sebanyak 10 rumah rusak berat. Dan ada satu warga terluka tertimpa reruntuhan gempa,” kata Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Dinas Sosial kabupaten Kepulauan Tanimbar Erik Uruwatuw, Selasa pagi.

Kepala Komisi Penanggulangan Bencana di Klasik Tanimbar Selatan ini mengatakan selain di kecamatan Wuar Labubar, kerusakan rumah warga juga terjadi di desa Adaut kecamatan Selaru dan desa Alusi Kelaan kecamatan Kormomolin.

“Di desa Adaut ada enam rumah warga yang rusak berat. Begitu pun di desa Alusi juga enam rumah dilaporkan rusak,” kata Erik.

Sementara di desa Nurkat, kecamatan Molumaru dua rumah warga dilaporkan rusak dan di kelurahan Saumlaki satu rumah warga juga rusak.

“Di kelurahan Saumlaki tercatat satu rumah warga rusak termasuk tembok pagar Ketua DPRD Kepulauan Tanimbar runtuh,” katanya.

Data jumlah kerusakan rumah warga yang diterima Dinas Sosial Tanimbar masih bersifat sementara dan masih bisa bertambah. “Ini hanya data sementara masih bisa bertambah. Tadi malam juga dari Pusdalok BNPB meminta saya memantau dampak kerusakan. Data masuk saya kirim ke mereka,” katanya.

Pusat gempa 7,5 magnitudo berada di laut Banda pada titik kordinat 7,37 lintang selatan dan 130,23 bujur timur tepatnya berjarak 136 km arah barat laut Kepulauan Tanimbar kedalaman 130 km di bawah permukaan laut.

Gempa dirasakan getaranannya hampir di seluruh wilayah Maluku hingga beberapa daerah lainnya di papua dan NTT seperti Sorong, Marauke, Nabire, Ende, Kupang Rote dan sejumlah daerah lainnya.

Terkait dampak kerusakan akibat gempa, Kepala BPBD Kepulauan Tanimbar Bruno Layn yang dihubungi berulang belum terhubung.

Warga Panik

Warga di Saumlaki, ibu kota kabupaten kepulauan Tanimbar berhamburan keluar dari rumah mereka. Warga panik lantaran getaran gempa sangat kuat dan berlangsung cukup lama.

Suasana benar-benar mencekam hingga banyak warga lari ke wilayah ketinggian sambil menangis.

“Gempa paling kuat sekali dan sangat lama hampir satu meni. Kita semua lari dari rumah,” kata Arthur, salah satu warga Saumlaki dihubungi via telepon seluler.

  • Bagikan