banner 728x250

Gempa M 7,2 Guncang Saumlaki, Warga Panik Berhamburan ke Jalan

  • Bagikan
GUNCANG SAUMLAKI
Ilustrasi gempa bumi. (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Gempa tektonik berkekuatan 7,2 magnitudo mengguncang sejumlah wilayah di Maluku, Rabu (8/11/2023).

Gempa yang terjadi pada pukul 13.53 WIT itu berada pada lokasi 6.31 Lintang Selatan dan 129.77 Bujur Timur atau berjarak 154 km utara Tepa, kabupaten Maluku Barat Daya dan 199 km bagian selatan Banda, Maluku Tengah.

Pusat gempa berada di Laut Banda pada kedalaman 10 km di bawah permukaan laut. Kuatnya getaran gempa yang terjadi membuat warga di Saumlaki, kabupaten Kepulauan Tanimbar berhamburan ke jalan.

Warga memilih keluar dari rumah mereka setelah merasakan getaran gempa yang sangat kuat di wilayah tersebut. “Iya, banyak warga keluar dari rumah, ramai sekali di jalan,” kata Albert Simon, salah satu warga Saumlaki melalui sambungan telepon.

Kuatnya getaran gempa membuat banyak warga panik. “Memang cepat tapi (getarannya) sangat kuat sekali dan itu buat warga panik,”  ujar Fredi, warga Saumlaki.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Tanimbar Bruno Layn mengakui getaran gempa yang dirasakan membuat banyak warga keluar dari rumah mereka. “Iya banyak warga keluar ke jalan karena gempanya sangat kuat,” katanya.

Meski getaran gempa sangat kuat dirasakan, namun sejauh ini belum ada laporan dampak kerusakan akibat gempa. “Sampai saat ini belum ada laporan kerusakan. Kita berdoa semoga tidak ada yang rusak,” katanya.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Ambon menyebut gempa M 7,2 tersebut dirasakan getarannya di Saumlaki dengan skala IV-V MMI.

Sementara Kepala BPBD Maluku Barat Daya Jemi Lico mengatakan warga di wilayah itu ikut merasakan getaran gempa. “Kita di sini juga rasakan getaran gempa tapi kondisi di sini aman,” katanya.

Selain di Tanimbar dan Maluku Barat Daya getaran gempa juga dirasakan warga di Banda pada skala IV MMI.

Camat Banda Kadir Serlian mengatakan warga sempat keluar dari rumah ke jalan beberapa saat setelah gempa terjadi. “Kuat di sini. Tadi banyak warga yang keluar ke jalan,” ujarnya via telepon.

Belum ada laporan mengenai dampak kerusakan yang terjadi akibat gempa. “Belum ada laporan kerusakan,” sebutnya.

Adapun di Kota Ambon getaran gempa dirasakan pada skala II MMI. Meski gempa yang terjadi sangat kuat dirasakan getarannya di sejumlah daerah, namun BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami. (MAN)

Ikuti berita sentraltimur.com di Google News

  • Bagikan