banner 728x250

Heboh Makanan Bergizi Gratis Siswa SD di Ambon Penuh Belatung, Begini Tanggapan Wali Kota

PENUH BELATUNG
Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena. (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Siswa Sekolah Dasar Kristen Seri, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku digegerkan penemuan belatung pada paket makanan bergizi gratis (MBG).

Kejadian  menghebohkan itu terungkap setelah warga menemukan paket makanan yang akan dibagikan kepada para siswa di sekolah tersebut ternyata dipenuhi belatung, Selasa (22/7/2025).

Kasus tersebut pun heboh setelah videonya di bagikan ke media sosial. Terkait kejadian itu, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena mengaku telah berkoordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Seri.

“Saya sudah koordinasi dengan pengelola SPPG yang ada di Seri,” kata kata Bodewin kepada pewarta di Balai Kota Ambon, Rabu (23/7/2025).

Menurutnya dari hasil koordinasi, sampel makanan yang dipenuhi belatung itu telah dibawa ke Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Ambon untuk diteliti. Tetapi BPOM tidak bisa menindaklanjuti masalah tersebut dengan alasan tidak ada siswa yang menjadi korban. “Balai POM dalam melakukan penindakan terkait pengaduan harus ada korban. Karena tidak ada korban tidak bisa diteruskan,” ujarnya.

Bodewin meminta pengelola SPPG memperhatikan makanan yang dimasak harus memenuhi standar kesehatan. Dia juga meminta pihak pengelola berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna menelusuri masalah tersebut. “Kalau perlu saya minta mereka untuk bawa hal ini ke pihak berwajib sehingga harus ada kepastian,” tutur Bodewin.

MBG yang disediakan untuk siswa di Ambon sebanyak lebih dari 3.000 paket dalam satu hari. Dari ribuan paket makanan gratis yang dibagikan ke sekolah-sekolah, makanan yang dipenuhi belatung hanya ditemukan di SD Kristen Seri.

“Saya minta mereka (pengelola) untuk bawa ini ke pihak berwajib sehingga harus ada kepastian, apakah itu benar produk mereka ataukah ada upaya-upaya tertentu. Untuk itu saya minta mereka koordinasi dengan pihak kepolisian supaya diusut,” tegas mantan Sekretaris DPRD Maluku ini. (MAN)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram