banner 728x250

HUT ke-450 Kota Ambon Meriah, Wali Kota Ingatkan Jaga Kedamaian

KOTA AMBON
Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wakil Gubernur Abdullah Vanath menghadiri perayaan HUT ke-450 Kota Ambon di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (8/9/2025). (SENTRALTIMUR.COM)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Perayaan HUT ke-450 Kota Ambon yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Ambon berlangsung meriah dan sarat nilai budaya, Senin (8/9/2025).

Prosesi perayaan HUT Kota Ambon dimulai dengan tiupan tahuri atau alat musik tradisional dari kulit kerang berukuran besar tepat pukul 09.00 WIT.

Setelah itu kelompok pembawa pataka Pemerintah Kota Ambon yang diiringi pasukan cakalele memasuki lapangan. Mereka berbaris dengan baju adat sambil dibalut kain gandong menuju panggung utama di Tribun Lapangan Merdeka untuk memberikan pataka kepada Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena.

Bodewin dan Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisuta selaku Upulatu dan Ina Latu Kota Ambon mengenakan pakaian kebesaran khas raja-raja Ambon tempo dulu. Begitu pun pemimpin upacara tampil dengan kostum kapitan dengan kain merah di kepala dan kalewang serta perisai ditangan.

Undangan yang hadir dalam acara HUT juga mengenakan pakaian adat Ambon dan Maluku. Upacara berlangsung menggunakan dialeg Ambon.

Perayaan HUT dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath dan seluruh bupati/wali kota se-Maluku, termasuk pejabat TNI, Polri, pimpinan dan anggota DPRD dan para pemangku kepentingan lainnya.

Boidewin Wattimena dalam sambutannya mengajak semua masyarakat Kota Ambon untuk melakukan perenungan demi memperbaiki Kota Ambon yang lebih baik.

KOTA AMBON
Perayaan HUT ke-450 Kota Ambon berlangsung meriah dan sarat nilai budaya. (SENTRALTIMUR.COM)

Dia juga mengajak warga Ambon untuk tetap memperkuat toleransi dan hubungan persaudaraan demi kedamaian di kota bertajuk Manise. “Mari kita jaga kondusivitas kota ini, hindari hal-hal yang bersifat provokatif, hoax, fitnah dan lain-lain yang dapat memicu terganggunya keamanan di kota tercinta ini. Mari terus membangun toleransi, rasa kebersamaan, rasa persaudaraan antara sesama demi kedamaian kota Ambon,” kata Bodewin.

Dia mengingatkan seluruh warga Kota Ambon saling bahu membahu dan bekerjasama dengan pemerintah membangun daerah yang lebih baik. Menurutnya Kota Ambon tidak hanya bisa dibangun oleh pemerintah semata, namun membutuhkan bantuan semua masyarakat. “Kota ini tidak bisa dibangun hanya oleh satu tangan, kota ini tidak bisa dibangun hanya karena kerja satu orang. Kita semua harus bergandeng tangan bekerja bersama sesuai fungsi kita masing-masing saling bahu membahu,” ingatnya.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram