banner 728x250

Kado ‘Pahit’ HUT Kota Ambon: Tarif Angkot Naik

  • Bagikan
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Tarif angkutan kota (Angkot) akan dinaikan menjadi kado ‘pahit’ bagi warga kota Ambon. Ya, tepat Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Ambon ke-446 pada 7 September 2021, tarif Angkot naik.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Robby Sapulette menjelaskan alasan tarif angkot terpaksa naik. Menurutnya kenaikan tarif angkot menjawab keresahan sopir angkot dan juga menyikapi kebijakan pemerintah yang akan menghilangkan BBM jenis premium.

BACA JUGA:

Danrem 151/Binaiya Blusukan ke Wilayah Terpencil SBT – sentraltimur.com

Mendag: Konsumen Berdaya Dapat Pulihkan Ekonomi Bangsa – kliktimes.com

Saat ini Premium hanya berada di dua SPBU di kota Ambon. Yaitu di Pohon Pule dan Passo. PT Pertamina (Persero) mengambil langkah itu karena terhitung September 2021, premium sudah tidak lagi produksi.

“Dasar perhitungan kenaikan tarif angkot di Kota Ambon,komponen bahan dasarnya adalah premium. Ketika premium sudah tidak diproduksi, dan beralih ke pertalite maka perlu penyesuaian tarif,” katanya saat rapat dengan DPRD dan para sopir angkot, Kamis (26/8/2021).

Skema Baru Tarif Angkot

Saat ini Dinas Perhubungan masih menyusun skema tarif angkutan baru yang akan berlaku. Hal itu sesuai kebijakan nasional yang menghapus premium untuk mewujudkan program langit biru, dan perubahan iklim.

Premium, kata Robby, hilangkan karena menggunakan aditif atau timbal yang menyebabkan terjadinya polusi.

Robby bilang sudah meminta Pertamina agar pasokan premium dapat perpanjang hingga 31 Desember 2021. Alasannya kondisi pandemi Covid-19. Tapi karena kebijakan nasional, pada September premium sudah tidak lagi produksi.

“Tanggal 7 September kita rencanakan launching tarif angkutan yang baru. Olehnya itu mau, tidak mau kita harus menyesuaikan mengikuti kebijakan nasional,” katanya.

Ratusan sopir angkutan kota dari pelbagai trayek di kota Ambon mogok beroperasi, Kamis (26/8/2021).

  • Bagikan