AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Kapolda Maluku Irjen Pol. Eddy Sumitro Tambunan mengajak seluruh lapisan masyarakat di Maluku Tenggara menjaga perdamaian dalam bingkai persaudaraan.
Menurutnya suasana damai harus tetap dijaga demi mewujudkan masa depan Maluku yang lebih baik. “Saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan damai demi masa depan yang lebih baik dan sejahtera,” kata Eddy, Selasa (18/3/2025).
Tanggungjawab untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat merupakan tanggungjawab bersama. Karena itu seluruh masyarakat harus punya kesadaran untuk merawat perdamaian.
Eddy mengungkapkan bentrok kelompok pemuda yang terjadi di Maluku Tenggara telah menciptakan keresahan di tengah masyarakat.
Bentrokan itu juga telah mencederai falsafah ‘Ain ni Ain’ yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat. “Bentrokan semacam ini tidak hanya merusak ketenangan, tetapi juga mencemarkan nama baik daerah yang kental dengan nilai-nilai adat,” ujarnya.
Eddy mengimbau warga tidak lagi terprovokasi dan terlibat dengan tindakan yang dapat merugikan banyak orang. “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat terutama para pemuda, untuk tidak terprovokasi dan terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain,” katanya.
Aparat kepolisian akan tetap berkomitmen menjaga keterlibatan dan keamanan masyarakat tetap aman dan kondusif. “Kami juga memastikan bahwa setiap permasalahan yang muncul akan segera diselesaikan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku,” tegas Eddy.
Bentrokan antara dua kelompok pemuda di Kabupaten Maluku Tenggara pecah pada Minggu dini hari (16/3/2025). Konflik warga menyebabkan dua orang tewas dan 14 orang termasuk sembilan anggota polisi terluka. (MAN)
Ikuti berita sentraltimur.com di Google News




