banner 728x250

Kejari SBT Tahan Tersangka Kasus Illegal Logging

  • Bagikan
Ilustrasi kayu gelondongan hasil illegal logging. (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Kejaksaan Negeri Seram Bagian Timur menahan Bos CV Sumber Berkat Makmur, Imanuel Qudaresman alias Yongki tersangka illegal logging di desa Sabuai, kecamatan Siwalalat.

Jaksa penuntut umum (JPU) Kejari SBT menahan Imanuel setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21.

“Iya, sudah tahap II (penyerahan tersangka, berkas perkara dan barang bukti) sejak Jumat pekan kemarin,” kata Asisten Intilejen Kejaksaan Tinggi Maluku, Muji Martopo di kantornya, Kamis (27/5/2021).

Pekan depan JPU akan menyerahkan berkas perkara terdakwa ke Pengadilan Negeri SBT untuk selanjutnya disidangkan.

“Senin (31/5/2021) pekan depan, berkasnya diserahkan ke pengadilan untuk disidangkan,” kata Muji.

Sebelumnya, penuntasan kasus illegal logging atau pembalakana liar di hutan desa Sabuai ini sempat terhambat dan membuat masyarakat adat Sabuai geram.

Mereka menyurati Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) untuk menanyakan sekaligus melaporkan penanganan kasus tersebut oleh institusi penegak hukum di Maluku.

Kementerian LHK melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Wilayah Maluku Papua pada 18 Maret 2020, akhirnya menetapkan Bos Sumber Berkat Makmur Imanuel Qudaresman sebagai tersangka illegal logging.

Tersangka dititipkan di Rutan Polda Maluku. Barang bukti yang diamankan, yaitu 1 unit alat berat loader merek Komatsu, 2 unit bulldozer merek Caterpillar, dan 25 batang kayu bulat gelondongan dengan berbagai jenis dan ukuran.

Kayu gelondongan itu diduga hasil illegal logging Sumber Berkat Makmur di hutan desa Sabuai. (DNI)

  • Bagikan