banner 728x250

Longboat Tenggelam di Laut Banda, 1 Nelayan Meninggal, 1 Hilang

  • Bagikan
Tim Rescue Pos SAR Banda operasi pencarian longboat yang tenggelam di laut Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (7/8/2021). (FOTO: BASARNAS AMBON)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Sebuah longboat tenggelam digulung ombak di laut Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Sabtu (7/8/2021).

Longboat mengangkut nelayan berjumlah 28 orang. Insiden naas itu, satu anak buah kapal (ABK) bernama La Ode meninggal dunia dan Herson Launga, pemilik kapal hilang.

Kapolsek Pulau Banda, Iptu Haris menjelaskan, insiden terjadi usai longboat itu menjaring ikan di salah satu rumpon yang letaknya di perairan Pulau Gunung Api.

Kapal dinakhodai oleh Herson. Bencana itu terjadi diduga kelebihan muatan dan cuaca ektrem.

“Korban meninggal saat akan dibawa ke rumah sakit. Ada dua yang pingsan, namun yang satu lagi atas nama Upi setelah mendapatkan pertolongan di rumah sakit sudah membaik dan pulang ke rumahnya di Desa Tanah Rata,” jelasnya.

Kejadian ini dilaporkan Arifin Launga, keluarga korban kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Ambon melalui Pos SAR Banda.

Tim Rescue Pos SAR Banda beserta unsur potensi SAR dan Polsek Banda menggunakan armada RIB 07 dikerahkan menuju lokasi melakukan operasi pencarian.

“Operasi SAR pada koordinat 4°30.543` S – 129°55.456` E dan Heading 52,48° arah Timur dari Pos SAR Banda,” kata Kepala Basarnas Ambon, Mustari dalam keterangan tertulisnya, Sabtu.

Longboat tersebut berangkat dari Pulau Banda Neira, Jumat (7/8/2021) pukul 17.00 WIT menuju fishing ground di perairan Pulau Banda.

Selesai aktivitas mancing, perjalanan pulang, longboat tersebut tenggelam dihantam gelombang tinggi sekitar pukul 03.00 WIT.

Setelah dilakukan pencarian, 27 nelayan ditemukan selamat, sementara 1 lainnya dinyatakan hilang atas nama Herson Launge. (DNI)

  • Bagikan