banner 728x250

Maluku Raih Predikat Provinsi Terbaik Kedua TPID Award 2025

TPID AWARD
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Provinsi Maluku kembali meraih Penghargaan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Award 2025.

Tahun sebelumnya Maluku menjadi nominator TPID berkinerja terbaik, kini TPID Maluku berhasil meningkatkan performa dan meraih predikat provinsi terbaik kedua untuk wilayah Nusa Tenggara–Maluku–Papua.

Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto kepada Pemerintah Provinsi Maluku sebagai apresiasi atas keberhasilan daerah ini menjaga stabilitas inflasi sepanjang tahun 2024–2025.

Kepala Biro Perekonomian Setda Maluku Onesimus Soumeru menjelaskan penilaian TPID Award dilakukan secara ketat oleh tim independen yang melibatkan perguruan tinggi, Bank Indonesia, dan kementerian terkait.

Penilaian mengacu pada dua komponen utama, yakni 40 persen aspek proses dan 60 persen aspek output, dengan penekanan pada penerapan strategi 4K: Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif.

Soumeru menegaskan keberhasilan ini merupakan buah dari komitmen kuat Pemerintah Provinsi Maluku di bawah kepemimpinan Gubernur Hendrik Lewerissa dan Wakil Gubernur Abdullah Vanath secara konsisten memastikan ketersediaan pangan dan keterjangkauan harga.

TPID Maluku aktif melaksanakan berbagai inisiatif pengendalian inflasi, seperti pasar murah keliling, gerakan penanaman cabai, serta penerapan digital farming untuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat tata kelola distribusi.

“Pencapaian ini merupakan hasil dari sinergi dan kolaborasi seluruh anggota TPID Provinsi Maluku. Semoga dapat terus kita tingkatkan pada tahun 2026 dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Maluku. Par Maluku Pung Bae,” ujar Soumeru, Rabu (10/12/2025).

Sebagai upaya berkelanjutan dalam pengendalian inflasi, Pemprov Maluku terus menggelar berbagai program strategis, antara lain pasar murah bersubsidi, gerakan menanam, operasi pasar, fasilitasi kelancaran distribusi pangan, serta rapat rutin untuk monitoring dan evaluasi.

Pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan, benih padi dan sayuran, serta bibit ternak kepada masyarakat guna memperkuat ketahanan pangan daerah.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram