banner 728x250

Pamit ke Orangtua Pergi Belajar, Siswi MTs SBT Ditemukan Tewas di Sungai

SISWI MTS
Anggota TNI, Polri bersama warga evakuasi jasad Ria Triani, siswi MTs yang ditemukan tidak bernyawa di bantaran sungai Waifufa di Desa Sesar, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, Rabu (21/5/2025). (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Ria Triani, siswi MTs di Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku ditemukan tewas.

Remaja berusia 15 tahun itu ditemukan tidak bernyawa oleh seorang warga bernama Gumilang Kelulawa di bantaran sungai Waipupa di Desa Sesar, Kecamatan Bula, Rabu (21/5/2025) sore.

Penemuan jasad dilaporkan ke aparat TNI Yonif 731 Kabaressi dan Polres Seram Bagian Timur (SBT).  Selanjutnya jasad korban dievakuasi menuju rumah sakit.

Kasubsi Penerangan Masyarakat Humas Polres SBT Bripka Swandi Sobo mengatakan korban awalnya pamit dari orangtuanya untuk pergi les di sekolah, Sabtu (17/ 5/2025).

Namun setelah keluar dari rumah, korban tak kunjung kembali. Orangtua korban melapor ke polisi. “Korban berpamitan untuk berangkat les di MTs Bupi Jembatan Basah. Orang tua korban sudah melaporkan kepada polisi bahwa anaknya tidak pulang ke rumah,” kata Swandi kepada sentraltimur.com, Kamis.

Baca juga :  Pasien dan Suami Tewas Kecelakaan Usai Minta Dipulangkan, Begini Penjelasan RSUP Leimena

Setelah mendapat laporan, polisi sempat mencari korban, begitu juga dengan pihak keluarga, namun korban tidak juga ditemukan hingga akhirnya warga menemukannya sudah tidak bernyawa di sungai Waipupa di Desa Sesar.

Jasad korban ditemukan oleh Gumilang Kelulawa saat hendak buang air kecil di sungai. Tetapi karena ketakutan, saksi kembali ke kebun memanggil abangnya untuk mengecek sosok jasad yang ditemukan tersebut. “Saksi memberitahu abangnya kemudian keduanya ke lokasi melihat jasad tersebut. Setelah memastikan yang ditemukan sesosok jasad perempuan, penemuan itu dilaporkan ke Anggota 731 Kabaresay dan Polres,” katanya.

SISWI MTS
Jasad Ria Triani, siswi MTs Bula dievakuasi dengan mobil ambulance menuju rumah sakit, Rabu (21/5/2025). (ISTIMEWA)

Polisi mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari saksi. Selanjutnya mengevakuasi jasad korban.

Baca juga :  Pasien dan Suami Tewas Kecelakaan Usai Minta Dipulangkan, Begini Penjelasan RSUP Leimena

Hasil visum jasad, polisi menduga korban telah meninggal dunia sejak empat hari lalu. Tetapi polisi belum mengungkapkan secara detail penyebab kematian korban. “Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan tindakan otopsi. Diperkirakan korban meninggal dunia sekitar empat hari lalu,” kata Swandi. (MAN)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram