banner 728x250

Pembangunan Pusat Industri Kreatif Tonjolkan Kearifan Lokal Maluku

  • Bagikan
Workshop youth creative hub di Ambon dihadiri Wali Kota Richard Louhenapessy dan staf khusus Presiden RI pada 14 Februari 2020. (FOTO ISTIMEWA
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Kearifan lokal Maluku menjadi konsep pembangunan pusat industri kreatif youth creative hub di Kota Ambon.

“Konsep pembangunan youth creative hub itu modern dengan tetap mengedepankan kearifan lokal Maluku,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ambon, Melianus Latuihamallo, Sabtu (12/6/2021).
Dikatakan, rancangan pembangunan pusat industri kreatif melibatkan arsitek di Kota  Ambon.

“Kita bekerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia, yang melibatkan arsitek di Kota  Ambon untuk membuat rancangan yang modern dengan tetap mengedepankan kearifan lokal,” ujar Melianus. 

youth creative hub merupakan sebuah wadah yang menghimpun sumber daya manusia muda berprestasi dari berbagai lintas disiplin ilmu pengetahuan. Program ini instruksi langsung Presiden Joko Widodo melalui APBN tahun anggaran 2021 sebesar Rp 204 miliar.

Pusat industri kreatif bagi anak muda Ambon akan dibangun di kawasan Negeri Halong,  Kecamatan Baguala dengan luas bangunan 2,6 hektare.

Pembangunannya dilakukan Kementerian PUPR, sedangkan lahan disiapkan Pemkot Ambon.
“Anggarannya sudah fix sebesar Rp 204 miliar. Pembangunan akan dimulai tahun anggaran 2021, dan telah dibahas dalam konferensi regional kementerian PUPR,” kata Melianus. 
Pusat industri kreatif tersebut akan dilengkapi gedung pendukung yakni ruang konferensi, ruang pertunjukan musik, ruang display UMKM anak muda.

Dalam kawasan tersebut juga akan dibangun kantor Ambon music office, pusat dokumentasi musik nasional dan sekolah musik.

“Dalam satu kawasan akan menjadi distrik kreatif dengan sasaran kaum milenial,” tandas Melianus. (ANT/RED)

  • Bagikan