banner 728x250

Pemkot Ambon Apresiasi Program QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026

QRIS Jelajah
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Pemerintah Kota Ambon mengapresiasi Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku atas penyelenggaraan QRIS Jelajah Kuliner Indonesia (QJI) 2026 yang memadukan digitalisasi sistem pembayaran dengan promosi potensi kuliner, pariwisata, dan budaya daerah.

Kegiatan yang mengusung tema “Jelajahi Kuliner Nusantara, Bayar Praktis dengan QRIS” tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital tanpa mengesampingkan kearifan lokal.

Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta mengatakan, perkembangan teknologi harus dapat dimanfaatkan untuk memperkuat potensi ekonomi daerah sekaligus menjaga identitas budaya masyarakat.

“Transformasi digital tidak hanya memberikan kemudahan bertransaksi, tetapi juga menjadi motor penggerak penguatan UMKM, peningkatan daya saing daerah, serta pelestarian kekayaan budaya dan kuliner lokal kita,” ujar Ely saat membuka kegiatan di Negeri Rutong, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, konsep QJI yang menggabungkan edukasi transaksi digital dengan promosi pariwisata, budaya, dan kuliner merupakan bentuk kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Ely mengatakan, pertumbuhan ekonomi Kota Ambon yang terus berkembang membutuhkan dukungan inovasi dan ekosistem digital yang mampu memperluas peluang ekonomi masyarakat.

Perkuat Ekosistem Ekonomi Digital

Ely menjelaskan, penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar alat pembayaran. QRIS dapat menjadi bagian dari ekosistem ekonomi digital yang menghubungkan masyarakat, pelaku usaha, pemerintah, perbankan, hingga sektor pariwisata.

Bagi wisatawan, penggunaan QRIS memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi tanpa harus bergantung pada pembayaran tunai. Sementara bagi pelaku UMKM, digitalisasi transaksi dapat membantu memberikan pelayanan yang lebih praktis serta mendukung pencatatan transaksi secara lebih tertib.

“Dengan adopsi sistem pembayaran modern ini, wisatawan yang berkunjung ke Ambon akan mendapatkan kemudahan akses transaksi. Di sisi lain, pelaku UMKM diuntungkan dengan kemudahan pelayanan, pencatatan data transaksi yang lebih rapi, serta perluasan jangkauan promosi,” jelasnya.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram