banner 728x250

Pemkot Ambon dan FST Unpatti Sepakat Jalin Kerja Sama PPPKM

Pemkot Ambon
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Pemerintah Kota Ambon dan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Pattimura (Unpatti) sepakat memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (PPPKM).

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dalam apel pagi jajaran Pemkot Ambon di Lapangan Apel Balai Kota Ambon, Kamis (20/8/2026).

Penandatanganan kerja sama ini melibatkan FST Unpatti bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan, Dinas Perhubungan, serta Dinas Pendidikan Kota Ambon.

Wali Kota Ambon Bodewin Melkias Wattimena mengatakan kerja sama tersebut harus diwujudkan melalui program nyata yang dapat membantu pemerintah daerah menyelesaikan berbagai persoalan perkotaan, terutama di bidang lingkungan, transportasi, pendidikan, dan pengembangan Ambon Smart City.

“MoU hari ini tidak saja sebatas memenuhi secara formal kerja sama dengan Fakultas Sains dan Teknologi, tetapi harus terimplementasi dalam banyak hal untuk memajukan Kota Ambon,” kata Bodewin.

Ia mencontohkan pentingnya inovasi teknologi dalam pengelolaan sampah, termasuk pengembangan mesin pengolah sampah berskala kecil yang dapat ditempatkan di tingkat rukun tetangga (RT). Dengan demikian, sampah dapat dikelola sejak dari sumbernya.

Menurut Bodewin kolaborasi dengan perguruan tinggi juga diperlukan untuk mendukung pengembangan sistem transportasi, pelaksanaan uji emisi kendaraan, pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan, hingga mewujudkan Ambon sebagai kota cerdas.

“Zaman ini kita tidak bisa lagi bekerja sendiri-sendiri. Kita butuh bekerja bersama, karena kita yakin satu pihak punya kemampuan, tetapi juga punya kelemahan. Karena itu, kita bisa saling mengisi satu dengan yang lain,” ujarnya.

Sementara itu, Guru Besar FST Unpatti, Prof. Dr. Henry Junus Wattimanela, mengatakan kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut audiensi dengan Pemkot Ambon pada 3 Juni 2026. Pertemuan itu menghasilkan kesamaan pandangan mengenai pembangunan dan berbagai tantangan yang dihadapi Kota Ambon.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram