banner 728x250

Penambangan Ilegal Marak, Kementerian ESDM Bakal Tinjau Gunung Botak

  • Bagikan
Pengolahan emas ilegal bebas beroperasi di desa Wabloy, kecamatan Lolongquba, kabupaten Buru. (FOTO: SENTRALTIMUR.COM)
banner 468x60

NAMLEA, SENTRALTIMUR.COM – Gunung Botak di dusun Wamsait, desa Dava, kecamatan Waelata, kabupaten Buru, menjadi magnet bagi penambang emas ilegal.

Sejak ditemukan kandungan emas di ‘perut’ Gunung Botak 11 tahun lalu, kawasan itu kini telah rusak diobok-obok penambang liar.

Tidak terhitung jumlah penertiban oleh tim gabungan, namun tetap saja, penambangan tanpa izin (illegal mining) oleh penambang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia tetap berlangsung.

Diduga dibekingi oknum aparat keamanan, penambangan ilegal masih tetap langgeng hingga detik ini.

Penambangan ilegal telah memicu tingginya angka kriminalitas di kabupaten Buru khususnya di wilayah yang dekat dengan Gunung Botak.

Belasan nyawa melayang akibat tingginya angka kriminalitas sejak Gunung Botak mulai dieksploitasi oleh penambang illegal, belasan tahun lalu.  

Dampak illegal mining yang serampangan menggunakan bahan kimia juga telah merusak lingkungan tidak hanya di kawasan Gunung Botak tapi sebagian lingkungan di kabupaten Buru.

Tidak tinggal diam, Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) memastikan akan meninjau langsung aktivitas penambangan ilegal di Gunung Botak.

Rencana kunjungan itu disampaikan Bupati Buru Ramly Umasugi usai menggelar rapat virtual dengan Kementerian ESDM.

“Saya sudah laporkan dan mengirim video-video (aktivitas penambangan liar) yang berdampak pada kerusakan lingkungan kepada Kementerian ESDM. Kementerian serius menanggapi itu dan dalam waktu dekat akan turun ke Buru,” kata Ramli, Kamis (12/8/2021).

Ramli terlihat tidak bisa menyembunyikan emosinya ketika wartawan memperlihatkan video dan foto aktivitas illegal penambang liar (PETI) di area tambang emas Gunung Botak yang semakin menjamur meski status Gunung Botak ditutup.

Aktivitas penambangan ilegal itu tetap marak dibeking oknum aparat keamanan.

“Mereka yang melakukan praktek ini kan tidak menghasilkan apa-apa untuk daerah, justru merusak lingkungan,” kata Ramli.

Mencegah maraknya penambangan ilegal, Ramli berharap Kementerian ESDM tidak mempersulit izin agar Gunung Botak mendapatkan status sebagai pertambangan rakyat yang bisa dikelola secara resmi oleh daerah. (ADI)

  • Bagikan