AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Melkianus Sairdekut meminta penjabat bupati dan wali kota membangun sinergitas.
“Sinergi lintas sektor itu sangat penting antara pemerintah kabupaten bersama dengan pemerintah Provinsi Maluku sehingga dapat melakukan pembangunan dengan baik di masing- masing kabupaten/kota,” kata Melkianus, Rabu (25/5/2022).
Menurutnya dengan sinergitas yang baik, pembangunan di masing-masing wilayah dapat berjalan dengan baik.
“Paling tidak dengan berkoordinasi, APBD perubahan tahun 2022 dan APBD tahun 2023 dapat singkronkan antara pemerintah kabupaten bersama provinsi,” ujar politisi Gerindra.
Pentingnya sinkronisasi dapat memudahkan kelanjutan pembangunan hingga penyelesaian berbagai masalah di empat kabupaten dan kota.
Empat penjabat dilantik untuk mengisi kekosongan pemerintahan di empat daerah yang masa jabatan bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota berakhir pada 22 Mei 2022.
Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Sulawesi Tengah, Brigjen TNI Andi Chandra As’adudin menjadi penjabat Bupati Seram Bagian Barat.
Berikut Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, yang sebelumnya Sekretaris DPRD Provinsi Maluku.
Penjabat Bupati Buru, Djalaludin Salampessy (Kepala Badan Pendapatan Daerah Maluku). Kemudian Penjabat Bupati Kepulauan Tanimbar, Daniel Indey (Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Maluku).
Pelantikan penjabat kepala daerah kabupaten/kota itu seiring berakhirnya masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon periode 2017 – 2022, Richard Louhenapessy-Syarif Hadler.




