banner 728x250

Ratusan Warga di Ambon Gelar Aksi Demo Dukung Palestina

  • Bagikan
Ratusan warga di Kota Ambon menggelar aksi demo mendukung Palestina dan mengecam tindakan militer Israel. (FOTO: SENTRALTIMUR.COM)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Solidaritas ditunjukkan ratusan warga di Kota Ambon kepada rakyat Palestina yang menjadi korban penyerangan zionis Israel.

Ratusan pemuda yang tergabung dalam 13  komunitas dan organisasi kepemudaan di Kota Ambon turun ke jalan menggelar aksi demo   mendukung Palestina.

Aksi unjuk rasa damai berlangsung 08.30 sampai 12.00 WIT, Jumat (21/5/21), di depan  Masjid Raya Al Fatah, Ambon.

Sebelumnya demonstran berkumpul  sejak pagi di lapangan Galunggung dan long march   menuju Masjid Raya Al Fatah sambil membawa bendera negara Palestina.

Mereka   mengecam  kekerasan yang dialami rakyat Palestina, akibat penyerangan tentara  Israel. Penyerangan ini menimbulkan korban jiwa masyarakat sipil.

Aksi demonstrasi dikawal aparat kepolisian yang terpaksa menutup jalur jalan di depan Masjid Al Fatah dan mengalihkan arus lalulintas ke ruas jalan lain agar tidak menimbulkan kemacetan.

Koordinator demo Iqbal Kumkelo mengatakan aksi ini diikuti 13 komunitas dan OKP. “Target kita 300 massa yang berkumpul, tapi ternyata melebihi target, ini ada sekitar 350 pemuda dan warga yang ikut dalam aksi ini,” ungkapnya.

Menurut Iqbal demonstrasi ini untuk menunjukkan kepada masyarakat Maluku bahwa apa yang terjadi di Palestina bukan masalah agama, namun persoalan kemanusiaan.

“Siapapun yang memiliki kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan dapat bergabung dalam aksi ini,” kata Iqbal.

Demonstran mendesak penyerangan yang  dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina segera dihentikan agar tidak menimbulkan korban jiwa yang lebih besar.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga harus ikut mengambil peranan menghentikan pertempuran yang sedang berlangsung dan menyelesaikan persoalan yang terjadi. 

Aksi demo mengecam penyerangan Israel terhadap rakyat Palestina juga berlangsung di hampir seluruh daerah di Indonesia.

Situasi di Jalur Gaza menegang sejak 10 Mei 2021. Militer Israel menggempur Jalur Gaza, dibalas dengan serangan roket dari pejuang Hamas.

Akibat konflik tersebut sedikitnya 228 warga Palestina dan 12 warga Israel tewas. Israel dan Hamas telah sepakat gencatan mulai Jumat (21/5/2021) pukul 02.00 waktu setempat, mengakhiri peperangan di kawasan tersebut. (DNI)

  • Bagikan