banner 728x250

Relokasi Pedagang Pasar Mardika, 1.400 Kios Darurat Disiapkan

  • Bagikan
Aktivitas pedagang di pasar Mardika, Ambon. (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Pemerintah Kota Ambon menyiapkan 1.400 kios darurat untuk menampung pedagang pasar Mardika yang akan direlokasi ke sejumlah lokasi.

“Kita sudah bangun 1.400 kios untuk menampung ribuan pedagang yang akan direlokasi guna proses revitalisasi pasar Mardika,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah kota Ambon, Enrico Matitaputty, Selasa (25/5/2021).

Enrico mengatakan, tahapan revitalisasi pasar Mardika masuk dalam tahapan relokasi pedagang, dilanjutkan pembongkaran sesuai persyaratan dari Kementerian PUPR.

Dia memaparkan, 1.400 kios darurat dibagi di beberapa pasar tradisional yakni pasar apung 335 kios, pasar transit Passo 1.000, dan pasar ole-ole Tantui sebanyak 132 kios.

“Kita berharap dalam waktu dekat dinas perindustrian dan perdagangan segera melakukan proses relokasi pedagang sesuai jadwal yang ditetapkan,” ujarnya.

Menurutnya, secara teknis Pemkot Ambon telah dilakukan asistensi oleh tim kementerian PUPR dan sudah rampung walaupun ada beberapa perubahan.

“Yang menjadi persoalan terkait dengan relokasi Kepala Dinas Indag telah membuat jadwal terkait tahapan relokasi,” katanya.
Dalam proses relokasi pedagang, kata Enrico, Wali Kota Richard Louhenapessy telah bertemu Forkopimda kota Ambon untuk mendukung tahapan tersebut.

Enrico melanjutkan, revitalisasi pasar merupakan tanggung jawab Kementerian PUPR, lelang fisik dilaksanakan Direktorat Jendral Cipta Karya.

Kementerian Perdagangan dan Kementerian PUPR mengucurkan anggaran revitalisasi pasar Mardika sebesar Rp160 miliar, tetapi karena pandemi COVID-19, pelaksanaan fokus pada pembangunan lain yang akan dilaksanakan 2021.
Pasar tradisional terbesar di Maluku ini akan direvitalisasi menjadi pasar modern, tetapi tetap mempertahankan ciri khas tradisional. (ANT/RED)

  • Bagikan