banner 728x250

Sekda Buru Temukan Rendaman Emas Ilegal, Penertiban Tak Tersentuh Polisi

  • Bagikan
Sekda Buru, Ilyas Hamid menemukan rendaman material emas saat melihat aktivitas penambangan illegal di area sungai Wamsait, Selasa (3/8/2021). (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

NAMLEA, SENTRALTIMUR.COM – Aktivitas rendaman material emas ilegal skala besar di area sungai Wamsait, Dusun Dafa, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, bukan isapan jempol.

Sekretaris Daerah Kabupaten Buru, Ilyas Hamid menemukan rendaman emas saat meninjau langsung aktivitas illegal rendaman emas di sungai Wamsait, Selasa (3/08/2021).

Dia juga meninjau langsung ke kawasan tambang emas Gunung Botak. Ilyas mengatakan lokasi rendaman emas ilegal itu berada di jalur B sungai Wamsait.

Bersamaan dengan kunjungan Ilyas ke Wamsait, personel Polsek Waeapo dikerahkan untuk menertibkan puluhan rendaman emas di jalur A dan B, Selasa siang.

Anehnya polisi tidak menghentikan maupun membongkar rendaman emas di lokasi tersebut. Polisi hanya membakar terpal milik penambang emas ilegal.

“Ada (rendaman emas) skala cukup besar. Kelihatannya dibeking oleh pemodal-pemodal besar,” kata Ilyas kepada wartawan usai meninjau aktivitas penambangan ilegal.

Dia menemukan 5 sampai 10 titik pengolahan emas menggunakan metode rendaman emas di sungai Wamsait. “Ada yang kita dapatkan tadi 5 sampai 10 rendaman,” sebut Ilyas.

Menemukan fakta penambangan emas ilegal itu, Ilyas tegaskan, Pemerintah Kabupaten Buru akan mengambil langkah-langkah tegas.

“Kita akan laporkan kepada Pak bupati dan akan disikapi lebih lanjut terkait proses pengolahan emas yang illegal. Kita akan koordinasi dengan Forkopimda, sehingga harus ada langkah-langkah tegas yang harus dilaksanakan,” tegasnya.

Dalam kunjungan ke lokasi penambangan emas illegal itu, Ilyas didampingi Kepala Inspektorat Sugeng Widodo, Kepala Satpol PP Karim Wamnebo dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemkab Buru.

Sebelum meninjau kawasan Gunung Botak dan sungai Wamsait, Ilyas telah berkoordinasi dengan Kapolres Pulau Buru AKBP Egia Febri Kusumawiatmaja.

Kapolres kepada Ilyas mengakui ada aktivitas rendaman di Wamsait dan berjanji akan melakukan penertiban.  Tapi percuma, personel Polsek Waeapo yang dikerahkan tidak menertibkan puluhan rendaman emas di area sungai Wamsait. (ADI)

  • Bagikan