banner 728x250

Survei Jelang Pencoblosan: Elektabilitas Tak Tertanding, Bodewin-Ely Pemenang Pilkada Kota Ambon

SURVEI ELEKTABILITAS
Hasil survei terbaru menjelang pemungutan suara Pilkada Kota Ambon pada 27 November 2024, elektabilitas pasangan Bodewin Wattimena-Ely Toisutta unggul telak. (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Hasil survei terbaru menjelang pemungutan suara Pilkada Kota Ambon, elektabilitas pasangan Bodewin Wattimena-Ely Toisutta unggul telak.

Survei Parameter Konsultindo mencatat pasangan calon nomor urut 2, Bodewin-Ely menjadi pasangan dengan tingkat keterpilihan paling tinggi jelang H-4 pencoblosan surat suara pada 27 November 2024.

Tiga rival paslon slogan BETA Par Ambon ini adalah paslon nomor urut 1 Agus Ririmasse-M.Novan Liem, nomor urut 3 M.Salampessy-Emmylh Dominggus Luhukay dan nomor urut 4 Jantje Wenno-S.Bakri Asyathry.

Elektabilitas pasangan Bodewin-Ely sebesar 54.1%, jauh mengungguli pesaingnya. Disusul Jantje Wenno-S. Bakrie Asyatri 20.3%, Agus Ririmasse-Novan Liem 17.1% dan paslon Tadi Salampessy-Emmylh Luhukay hanya sebesar 1.5%.

“Dan sebanyak 7% masyarakat belum memberikan jawaban atau pilihan,” kata Divisi Riset dan Survei Parameter Konsultindo, Bramsen Malakauseya dan Aslen Erik Ruhulessin dalam rilis survei yang diterima sentraltimur.com, Sabtu (23/11/2024).

Parameter Konsultindo juga mengukur tingkat popularitas dan akseptabilitas (pengenalan/ penerimaan) masyarakat terhadap paslon. Popularitas dan akseptabilitas Bodewin-Ely tertinggi di angka 90% dan 87%, diikuti Agus Ririmasse-Novan Liem 90%/74%, Jantje Wenno-S. Bakri Asyahtri 90%/81% dan M. Tadi Salampessy-Emmylh Luhukay 90%/68%.

Parameter Konsultindo menghimpun jawaban masyarakat yang menolak praktik money politic atau politik uang dalam Pilkada Kota Ambon sebesar 47.2%. “Sebanyak 33.6% menjawab bisa dibenarkan penggunaan politik uang dan 19.2% tidak menjawab atau tidak tahu,” sebut Bramsen.

Parameter Konsultindo merupakan anggota Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (PERSEPI). Survei Parameter Konsultindo dilakukan pada 11–17 November 2024.

Survei melibatkan 1.200 responden diambil secara acak menggunakan metode multistage random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara tatap muka dan kuisioner. Angka margin of error survei ± 3% persen.

“Jumlah DPT sebanyak 250.194 dan 514 TPS tersebar di Kota Ambon. Partisipasi pemilih sebesar 83.8%,” kata Bramsen.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram