banner 728x250

TPA Benowo Jadi Contoh Atasi Sampah Kota Ambon

TPA BENOWO
banner 468x60

SURABAYA, SENTRALTIMUR.COM – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan seluruh Indonesia mengunjungi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo.

Luas lahan fasilitas pengolahan sampah ini mencapai 37,5 hektar, berada di Kelurahan Sumber Rejo, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya, Jawa Timur. TPA Benowo mampu mengolah sampah menjadi energi listrik dan menjadi percontohan nasional untuk mengatasi masalah sampah di sejumlah wilayah.

“TPA Benowo bukan hanya sekadar TPA tetapi juga fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL). Dikembangkan oleh Pemkot Surabaya dan diresmikan oleh Presiden pada Mei 2021,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Ambon, Alfredo Hehamahua, Rabu (7/5/2025).

TPA Benowo menerima sampah sebanyak 1.600 ton per hari dan untuk PSEL dikelola oleh PT Sumber Organik sebesar 1000 ton per hari untuk menghasilkan listrik 9 mega watt. Sementara sisa 600 ton dikelola oleh pihak ketiga. TPA Benowo menjual listrik ke PLN kurang lebih 1 hingga 2 mega watt per hari.

“Kita harapkan ini bisa kita kembangkan di Kota Ambon, tetapi memang bukan hal mudah,” ujarnya.

TPA Benowo sangat layak dijadikan sebagai contoh pengolahan sampah di Indonesia. “Di Surabaya ini didukung 191 TPS, TPS 3R itu 13unit dengan jumlah armada kurang lebih 600 unit. Sebagian besar armada itu konvektor 300 unit armada,” sebut Hehamahua.

Dalam forum lingkungan hidup bertemakan, “Indonesia darurat sampah, bagaimana strategi penanganannya” seluruh DLHP se-Indonesia telah banyak mendapatkan masukan untuk pengolahan sampah di daerah masing-masing. “Dari forum ini kita banyak mendapatkan sebagai masukan dan cara untuk penanganan sampah. Apalagi setelah kita mengunjungi TPA Bewono,” ujarnya. (RED)

 

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram