banner 728x250

Vaksinasi Covid-19 Untuk Anak, Wali Kota Ambon: Tidak Diwajibkan

  • Bagikan
wali kota
Seorang siswi diperiksa tensi darah sebelum divaksinasi Covid-19 di tribun lapangan Merdeka, Ambon, Jumat (27/8/2021). (FOTO: TANGKAPAN LAYAR FACEBOOK)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy menekankan vaksinasi covid-19 terhadap anak usia 12-17 tahun tidak wajib.

Richard menyampaikan itu menanggapi penolakan vaksinasi Covid-19 dari sejumlah orangtua anak di bawah umur. “Vaksinasi untuk anak-anak bukan sesuatu yang wajib. Jadi kalau misalnya orang tua keberatan ya tidak apa-apa,” kata Richard di Balai Kota Ambon, Senin (30/8/2021).

Ia mengakui beberapa orang tua menolak anaknya vaksinasi. Sebaliknya, antusias para orang tua mengikutkan anaknya vaksin Covid-19 justru lebih banyak.

BACA JUGA:

Pemkab Maluku Tengah Siapkan Strategi Kurangi Kemiskinan Ekstrem – sentraltimur.com

Pemalsu Surat Rapid Antigen di Maluku Dituntut 1,5 Tahun Penjara – kliktimes.com

“Tapi kenyataannya antusias orang tua untuk vaksin anak-anaknya itu luar biasa. Saya dapat laporan dari ibu kepala Dinas Kesehatan sekitar 1.500 orang tua yang sudah mendaftar yang setuju dengan vaksinasi. Bandingkan tiga, empat orang yang keberatan,” katanya.

Olehnya itu, vaksinasi terhadap anak-anak mulai dari usia 12 sampai 17 tahun akan terus lakukan. “Nanti kami akan sosialisasi kepada mereka lagi. Ini bukan suatu keharusan tapi ini imbauan pemerintah, tidak ada sanksi, kita mengimbau saja untuk herd immunity,” ujar Richard. 

Vaksinasi Anak Meningkat

Menurutnya, vaksin terhadap anak-anak dari hari ke hari terus mengalami peningkatan. “Dia naik cukup signifikan. Rata-rata bisa 1.000 anak-anak sekolah (per hari),” sebutnya.

Mantan ketua DPRD Maluku ini memberikan apresiasi kepada orangtua yang sadar akan pentingnya masa depan anak-anak mereka ke depan. “Mereka betul-betul merasa penting untuk masa depan anak-anak. Kita tidak gegabah karena semua yang datang vaksin melalui surat izin orang tua. Ini kebijakan nasional,” sebutnya.

Vaksinasi terhadap anak-anak yang dalam Pekan Selebrasi Vaksinasi Covid-19 akan berakhir pada 3 September 2021. “Setelah selebrasi ini kita lihat apakah kita rubah pola dengan mengunjungi sekolah-sekolah atau puskesmas,” ujar Richard.

Menurutnya antusias masyarakat dalam Pekan Selebrasi Vaksinasi Covid-19 sangat luar biasa. “Targetnya 4.460 sesuai HUT kota Ambon, ternyata antusias masyarakat luar biasa dan lebih dari pada itu. Hari ini tambah lagi, besok lagi, sampai tanggal 3 September,” tutup wali kota Ambon. (ANA)

  • Bagikan