banner 728x250

Video Viral 2 Wanita di Bursel Hina Lantunan Ayat Alquran, Ujungnya Minta Maaf

VIDEO VIRAL
Salah satu pelaku penghinaan ayat Alquran diamankan di Polsek Leksula, Kabupaten Buru Selatan dan menyampaikan permohonan maaf kepada umat Islam. (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Sebuah video yang menampilkan dua wanita di Kecamatan Leksula, Kabupaten Buru Selatan, Maluku mengejek lantunan ayat Alquran yang diperdengarkan lewat pengeras suara masjid viral di media sosial.

Video berdurasi 23 detik itu tampak dua orang wanita tersebut berjalan tak jauh dari masjid sambil mengejek lantunan ayat suci Alquran yang sedang diputar melalui pengeras suara.

Keduanya menutup wajahnya dengan kain menyerupai cadar lalu mengejek lantunan ayat Alquran sambil terus tertawa. Sementara salah satu teman mereka terus merekam aksi tersebut dengan kamera ponsel.

Video tidak pantas itu diposting di akun media sosial milik salah satu pelaku, Rabu (28/1/2026). Setelah diunggah ke media sosial, video dengan cepat viral dan menuai beragam hujatan dari warga net.

Polsek Leksula turun tangan melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan salah seorang pelaku berinisial AN yang menggunggah video tersebut di sosial media. AS digiring ke Polsek Leksula untuk diinterogasi. Dia mengakui kesalahannya dan meminta maaf atas perbuatan yang dilakukan bersama dua temannya.

Kepala Seksi Humas Polres Buru Selatan Ipda Dedi Limehuwey menuturkan setelah video itu viral, aparat Polsek Leksula mengambil langkah cepat untuk mengantisipasi dampak sosial dari perbuatan ketiga pelaku. “Kejadiannya kemarin dan Polsek Leksula langsung merespons dengan cepat,” kata Dedi kepada awak media, Kamis (29/1/2026).

Dedi tidak menjelaskan alasan ketiga wanita tersebut membuat video itu dan menyebarkannya ke media sosial.

Polsek Leksula yang mengamankan pelaku berkoordinasi dengan para tokoh agama, pemerintah Desa Leksula dan Kantor Urusan Agama Kecamatan Leksula untuk menenangkan situasi. “Kemudian anak-anak (pelaku) di dalam video tersebut juga telah menyampaikan permintaan maaf melalui video di kantor Polsek,” ujarnya.

Dari video permintaan maaf yang beredar, AN didampingi Kapolsek, tokoh agama dan pemerintah desa menyampaikan permohonan maaf. “Dengan ini saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh umat Islam di Indonesia khususnya di Kabupaten Buru Selatan,” katanya. (TIM)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram