banner 728x250

Wali Kota Ambon: Apeksi Ajang Kolaborasi Antarkota

APEKSI AJANG
banner 468x60

SURABAYA, SENTRALTIMUR.COM – Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto membuka Musyawarah Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) VII di Exhibition Hall Grand City Surabaya, Kamis (8/5/2025).

Munas Apeksi berlangsung pada 6 – 10 Mei 2025 dihadiri 98 wali kota di seluruh Indonesia.

Bima Arya dalam sambutannya mengatakan Munas Apeksi tahun ini menjadi ajang penting memperkuat kolaborasi antarkota dalam menghadapi tantangan pembangunan perkotaan yang semakin kompleks.

Bima mengapresiasi Kota Surabaya sebagai salah satu dari sedikit daerah di Indonesia yang memiliki PAD lebih besar dibandingkan dana transfer dari pusat, menjadikannya contoh kota dengan kapasitas fiskal yang kuat.

Berbicara tentang efisiensi, menurutnya, efisiensi bukan sekadar penghematan, tetapi investasi jangka panjang yang menciptakan budaya baru dalam tata kelola keuangan daerah.

Sebagai contoh, efisiensi perjalanan dinas telah berhasil menekan anggaran nasional dari Rp44 triliun menjadi Rp34 triliun, sementara anggaran untuk acara seremonial turun dari Rp48 triliun menjadi Rp45 triliun.

Mantan ketua umum Apeksi ini menekankan pentingnya sinergitas antara kepala daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). “Seluruh pemimpin daerah harus membangun hubungan harmonis demi menjaga stabilitas dan menyelesaikan berbagai persoalan dengan semangat kekeluargaan,” jelas Bima.

Munas Apeksi VII menjadi momentum strategis bagi para pemimpin kota di Indonesia untuk memperkuat kerja sama, memperluas inovasi, dan meneguhkan komitmen menuju masa depan kota yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar eks wali kota Bogor ini.

Senada dengan Bima Arya, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena mengatakan Munas Apeksi menjadi ajang kerjasama antara sesama wali kota.

Menurutnya, setiap kota memiliki kekurangan dan kelebihan dari berbagai aspek, sehingga dalam momentum Munas Apeksi menjadi wadah baru dalam membangun setiap kota. “Ada kelebihan di suatu kota, menjadi inspirasi bagi kota lain yang masih kurang, dan begitu sebaliknya,” kata Bodewin.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram