banner 728x250

Waspada! Gelombang Tinggi 4 Meter Ancam Perairan Maluku, BMKG: Berisiko untuk Pelayaran

GELOMBANG TINGGI
Ilustrasi tinggi gelombang laut. (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Ambon mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan laut Maluku, Sabtu (2/8/2025).

Potensi gelombang tinggi hingga mencapai empat meter berpeluang terjadi di perairan laut Kepulauan Kei, Kepulauan Aru bagian selatan, laut Tanimbar, laut Babar, laut Arafura bagian barat dan tengah.

Sedangkan gelombang dengan ketinggian mencapai 2,5 meter berisiko terjadi di perairan laut Pulau Ambon, laut Buru, Seram Bagian Barat, perairan bagian utara Maluku Tengah dan perairan Seram Bagian Timur sebelah utara dan selatan.

Gelombang 2,5 meter juga berisio terjadi di perairan Pulau Gorom, laut Banda, laut Tanimbar bagian barat, perairan Leti dan Sermata serta perairan Wetar.

Peringatan dini cuaca buruk di perairan Maluku ini berlaku terhitung mulai hari ini hingga tiga hari ke depan. “Tinggi gelombang di perairan Maluku hingga 5 Agustus mendatang berpeluang  mencapai 2,5 meter hingga 4 meter,” kata Kepala BMKG Stasiun Maritim Ambon Mujahidin dalam keterangan terlulis.

BMKG mengimbau nelayan dan kapal-kapal tradisional yang beroperasi di wilayah Maluku lebih waspada. Mengingat selain ancaman gelombang tinggi, angin kencang dengan kecepatan 16 hingga 21 knot berisiko terjadi di laut Maluku.

“(Cuaca ekstrem) berisiko terhadap keselamatan pelayaran seperti perahu nelayan, kapal tongkang dan juga kapal fery,” katanya. (MAN)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram