banner 728x250

Werwaru Dicanangkan Jadi Desa Cantik di MBD

DESA CANTIK
banner 468x60

TIAKUR, SENTRALTIMUR.COM – Desa Werwaru, Kecamatan Moa dicanangkan sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tahun 2025 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) MBD.

Pencananganan tersebut memperkuat peran pemerintah desa dalam optimalisasi penggunaan dan pemanfaatan data statistik. Pencanangan ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan dukungan Pemkab MBD kepada Desa Werwaru oleh Pj Sekretaris Daerah MBD, Daud Reimialy, di Balai Desa Werwaru, Kamis (8/5/2025).

Reimialy mewakilu Bupati MBD menyampaikan apresiasi atas program yang diinisiasi oleh BPS. Menurutnya program tersebut sangat membantu Pemkab MBD dalam menentukan kebijakan pembangunan daerah yang sesuai dengan kondisi di wilayah.

Melalui program Desa Cantik, permasalahan di wilayah desa sebagai basis masyarakat dapat terpetakan secara akurat. “Dengan adanya Desa Cantik ini, kita bisa memahami situasi yang ada di wilayah seperti apa secara real dan datanya valid. Sehingga Pemda tidak lagi kesulitan dalam mencari dan mengolah data yang akan digunakan dalam membuat program,” ungkapnya.

Reimialy juga berharap pembinaan Desa Cantik bersifat konkret. Desa Werwaru harus bisa memiliki agen statistik yang mempunyai kemampuan analisis data sehingga saat dibutuhkan data selalu tersedia. “Pemerintah desa diharapkan mampu menyelenggarakan kegiatan statistik di desa dalam rangka tata kelola pemerintahan di desa,” harapnya.

Kepala BPS MBD, Herlin V. Johannes mengatakan saat ini desa tidak lagi dianggap sebagai objek tetapi sebagai subjek ujung tombak pembangunan. Karena itu, dengan pencanangan Desa Cantik memberikan manfaat bagi desa dalam pembangunan ke depan.

Progam Desa Cantik bertujuan meningkatkan literasi, kesadaran, serta peran aktif perangkat desa dan masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan statistik.

Dan sebagai standarisasi pengelolaan data statistik untuk menjaga kualitas serta keterbandingan indikator statistik, mengoptimalisasikan penggunaan dan pemanfaatan data statistik, serta membentuk agen-agen statistik pada level desa/kelurahan.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram
Penulis: REDAKSIEditor: ANTO