<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KOMODITI UNGGULAN &#8211; Sentraltimur.com</title>
	<atom:link href="https://sentraltimur.com/topic/komoditi-unggulan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sentraltimur.com</link>
	<description>Berita Terkini Aktual, Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Apr 2023 12:21:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2022/04/cropped-Sentraltimur-1-100x75.png</url>
	<title>KOMODITI UNGGULAN &#8211; Sentraltimur.com</title>
	<link>https://sentraltimur.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sinergisitas &#038; Penerapan Standar Kunci Sukses Ekspor Pala</title>
		<link>https://sentraltimur.com/sinergisitas-penerapan-standar-kunci-sukses-ekspor-pala/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/sinergisitas-penerapan-standar-kunci-sukses-ekspor-pala/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Apr 2023 12:21:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[BARANTAN]]></category>
		<category><![CDATA[EKSPOR]]></category>
		<category><![CDATA[KARANTINA PERTANIAN]]></category>
		<category><![CDATA[KOSTAN]]></category>
		<category><![CDATA[PALA]]></category>
		<category><![CDATA[PENERAPAN STANDAR]]></category>
		<category><![CDATA[SINERGISITAS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=16567</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM &#8211; Sinergisitas seluruh pemangku kepentingan dan adanya penetapan standar pengelolaan pala yang memenuhi...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/sinergisitas-penerapan-standar-kunci-sukses-ekspor-pala/">Sinergisitas &amp; Penerapan Standar Kunci Sukses Ekspor Pala</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>AMBON, SENTRALTIMUR.COM</strong> &#8211; Sinergisitas seluruh pemangku kepentingan dan adanya penetapan standar pengelolaan pala yang memenuhi persyaratan ekspor perlu segera diterapkan. Hal tersebut dinilai sebagai kunci keberhasilan ekspor pala Indonesia.</p>



<p>Penerapan standar dimulai dari hulu hingga hilir, agar pala yang dihasilkan bebas dari cemaran aflatoksin dan sesuai persyaratan negara tujuan.</p>



<p>Setiap rantai pasok mulai dari petani, pengumpul, eksportir hingga pendistribusian memiliki andil yang tinggi terhadap keberhasilan ekspor pala Indonesia. Namun, Indonesia masih menerima notifikasi ketidaksesuaian atau Notification of Non-Compliance (NNC) dari negara tujuan karena cemaran alfatoksin melebihi ambang batas yang telah dipersyaratkan.</p>



<p>“Salah satu alasan penolakan dari negara UE (Uni Eropa) terhadap pala Indonesia adalah temuan cemaran cendawan aflatoksin yang melebihi ambang batas yang telah ditetapkan. Mengingat sebagian besar pala Indonesia dihasilkan dari perkebunan tradisional yang masih belum memerhatikan mutunya. Sehingga kemungkinan besar kontaminasi cendawan dan ketidaksesuain produk pun cukup tinggi,” ujar Antarjo Dikin, Analis Perkarantinaan Tumbuhan Ahli Utama Badan Karantina Pertanian (Barantan) pada paparan materinya saat Rapat Teknis Mitigasi Cemaran Alfatoksin secara daring, Kamis (30/03/2023).</p>



<p>Pala sebagai salah satu potensi ekspor Indonesia timur kerap beberapa kali mengalami penolakan dari Uni Eropa. Berdasarkan data dari Indonesia Rapid Alert System for Food and Feed (INRASFF) &amp; Berita Faksimile (BRAFAKS) Kedutaan Besar Republik Indonesia di UE mencatat sepanjang tahun 2016 hingga Juli 2022, pala Indonesia mendapatkan NNC sebanyak 95% dari negara UE.</p>



<p>Di mana sepanjang tahun 2019-2021, total ekspor pala biji tujuan UE sebanyak 6,864 ribu ton, dengan jumlah yang dinotifikasi 92,074 ton (1,34%). Selain itu, tercatat pada sistem Barantan, IQFast, jumlah ekspor pala asal Maluku pada tahun 2022 sebanyak 3,114 ton.</p>



<p>Antarjo menambahkan, tindaklanjut untuk stabilitas ekspor bebas cemaran aflatoksin yaitu panen buah tidak menyentuh tanah, penjemuran pala dengan oven, pengemasan dengan silika gel dan kemasan kedap udara, kebersihan kontainer, koordinasi beberapa instansi seperti Dinas Perkebunan, OKKPD, Barantan dan eksportir, laporan monitoring perkembangan, dan klinik ekspor.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Perkuat Kerjasama</h2>



<p>Terpisah, Bambang selaku Kabarantan mengapresiasi langkah dari pemangku kepentingan di Maluku dalam menggenjot ekspor pala. Salah satunya melalui kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP).</p>



<p>Langkah ini menurut Kabarantan Bambang sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, program strategis Kementan. Yakni Patriot Ekspor dalam pencapaian Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) sesuai Permentan Nomor 19 Tahun 2019.</p>


<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/sinergisitas-penerapan-standar-kunci-sukses-ekspor-pala/">Sinergisitas &amp; Penerapan Standar Kunci Sukses Ekspor Pala</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/sinergisitas-penerapan-standar-kunci-sukses-ekspor-pala/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Karantina Pertanian Ambon Periksa Kayu Damar Sebelum Diekspor ke India-Bangladesh</title>
		<link>https://sentraltimur.com/karantina-pertanian-ambon-periksa-kayu-damar-sebelum-diekspor-ke-india-bangladesh/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/karantina-pertanian-ambon-periksa-kayu-damar-sebelum-diekspor-ke-india-bangladesh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Jan 2023 14:08:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[BANGLADESH]]></category>
		<category><![CDATA[BEA CUKAI]]></category>
		<category><![CDATA[EKSPOR]]></category>
		<category><![CDATA[INDIA]]></category>
		<category><![CDATA[KARANTINA PERTANIAN]]></category>
		<category><![CDATA[KAYU DAMAR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=15739</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Sebanyak 30 ton kayu damar batu asal Maluku diekspor oleh CV Buana...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/karantina-pertanian-ambon-periksa-kayu-damar-sebelum-diekspor-ke-india-bangladesh/">Karantina Pertanian Ambon Periksa Kayu Damar Sebelum Diekspor ke India-Bangladesh</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>AMBON, SENTRALTIMUR.COM</strong> – Sebanyak 30 ton kayu damar batu asal Maluku diekspor oleh CV Buana Nagata Adiguna ke India dan Bangladesh.</p>



<p>Sebelum dikirim ke dua negara di kawasan Asia, komoditi unggulan Maluku itu diperiksa petugas Karantina Pertanian Ambon pada Kamis (26/1/2023).</p>



<p>Kepala Karantina Pertanian Ambon, Kostan mengatakan sebelum dilalulintaskan komoditas pertanian ini perlu dilakukan tindakan karantina tumbuhan.</p>



<p>&#8220;Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahwa komoditas yang dikirim aman dan terbebas dari Organisme Penganggu Karantina Tumbuhan (OPT) terutama <em>insect life</em> sesuai persyaratan negara tujuan,&#8221; ujar Kostan dalam keterangan tertulis, Jumat (27/1/2023).</p>



<p>Tindakan karantina dilakukan agar kayu damar terjaga baik dari segi kualitas maupun dari sisi kesehatannya. Sehingga dapat diterima dan lolos uji tindakan karantina di negara tujuan. Volume ekspor masing-masing sebesar 15 ton tujuan India dan Bangladesh. Nilai ekspor kayu damar tersebut ke Bangladesh sebesar Rp593,79 juta. Sedangkan India senilai Rp382,78 juta.</p>



<p>Sebelumnya pada tahun 2022, ekspor damar batu ke India sebanyak 60 ton dengan nilai Rp78,87 juta. Dan Bangladesh 60 ton mencapai Rp78,88 juta.</p>



<p>Menurut Kostan, melonjaknya volume ekspor di awal tahun 2023 memberikan angin segar bagi komoditas damar.</p>



<p>“Sehubungan pelabuhan di Ambon belum dapat memfasilitasi transportasi ekspor secara langsung. Damar batu akan dilakukan proses  pergantian kontainer serta fumigasi di Surabaya untuk selanjutnya menuju negara tujuan ekspor,” jelas Kostan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Ekspor Melalui Surabaya</h2>



<p>Sementara itu, Bea Cukai juga menjelaskan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) tercatat masuk ke Ambon walaupun dilakukan penggantian kontainer dan alat angkut di Surabaya.</p>


<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/karantina-pertanian-ambon-periksa-kayu-damar-sebelum-diekspor-ke-india-bangladesh/">Karantina Pertanian Ambon Periksa Kayu Damar Sebelum Diekspor ke India-Bangladesh</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/karantina-pertanian-ambon-periksa-kayu-damar-sebelum-diekspor-ke-india-bangladesh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
