<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SOSIAL BUDAYA &#8211; Sentraltimur.com</title>
	<atom:link href="https://sentraltimur.com/topic/sosial-budaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sentraltimur.com</link>
	<description>Berita Terkini Aktual, Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 10 Jan 2026 15:06:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sentraltimur.com/wp-content/uploads/2022/04/cropped-Sentraltimur-1-100x75.png</url>
	<title>SOSIAL BUDAYA &#8211; Sentraltimur.com</title>
	<link>https://sentraltimur.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bupati Malra Ajak Masyarakat Rawat Toleransi</title>
		<link>https://sentraltimur.com/bupati-malra-ajak-masyarakat-rawat-toleransi/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/bupati-malra-ajak-masyarakat-rawat-toleransi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Jan 2026 15:03:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[BUPATI MALRA]]></category>
		<category><![CDATA[M. THAHER HANUBUN]]></category>
		<category><![CDATA[TOLERANSI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=31505</guid>

					<description><![CDATA[<p>LANGGUR, SENTRALTIMUR.COM – Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun mengajak seluruh elemen masyarakat terus merawat...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/bupati-malra-ajak-masyarakat-rawat-toleransi/">Bupati Malra Ajak Masyarakat Rawat Toleransi</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LANGGUR, SENTRALTIMUR.COM</strong> – Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun mengajak seluruh elemen masyarakat terus merawat toleransi dan memperkuat kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi utama dalam menjaga kedamaian serta keutuhan daerah.</p>
<p>Ajakan tersebut disampaikan Hanubun saat membuka kegiatan pembinaan kerukunan umat beragama dalam bingkai Ain Ni Ain Tahun 2025 di Hotel Syafira, Kota Langgur, Senin (30/12/2025).</p>
<p>Bupati Hanubun menegaskan kerukunan tidak terbentuk secara alami, melainkan harus dibangun melalui sikap saling menghormati, tenggang rasa, dan kerja sama berkelanjutan di tengah keberagaman agama, suku, dan budaya. “Kerukunan menuntut kita untuk menerima perbedaan, tidak memaksakan kehendak, serta hidup berdampingan secara damai sebagai satu keluarga besar Maluku Tenggara,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Hanubun pilar utama kerukunan umat beragama meliputi toleransi terhadap perbedaan keyakinan, penghormatan atas kebebasan beribadah, saling pengertian, gotong royong, serta kesetaraan hak warga negara sebagaimana dijamin dalam Pancasila dan UUD 1945.</p>
<p>Dia menekankan pentingnya menjaga lisan dan perilaku agar tidak menyinggung keyakinan pihak lain, serta menyelesaikan persoalan melalui musyawarah demi terciptanya ketertiban dan stabilitas daerah.</p>
<p>Hanubun menyoroti mulai terkikisnya nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Kei yang selama ini menjadi perekat persaudaraan, khususnya ajaran leluhur Evav-Kei tentang hidup rukun, saling menghormati, dan bergotong royong. “Kita harus kembali merawat nilai-nilai adat dan budaya melalui sikap, kebiasaan, dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.</p>
<p>Melalui kegiatan pembinaan tersebut, Bupati Hanubun berharap akan lahir gagasan-gagasan segar, terutama dari generasi muda, dalam menjawab berbagai tantangan sosial dan kemanusiaan agar Maluku Tenggara tetap menjadi daerah yang damai, rukun, dan harmonis. (RED)</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/bupati-malra-ajak-masyarakat-rawat-toleransi/">Bupati Malra Ajak Masyarakat Rawat Toleransi</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/bupati-malra-ajak-masyarakat-rawat-toleransi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribuan Warga Leihitu Gelar Tradisi Mandi Safar</title>
		<link>https://sentraltimur.com/ribuan-warga-leihitu-gelar-tradisi-mandi-safar/</link>
					<comments>https://sentraltimur.com/ribuan-warga-leihitu-gelar-tradisi-mandi-safar/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Oct 2021 14:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[AMBON]]></category>
		<category><![CDATA[LEIHITU]]></category>
		<category><![CDATA[MALUKU]]></category>
		<category><![CDATA[MALUKU TENGAH]]></category>
		<category><![CDATA[MANDI SAFAR]]></category>
		<category><![CDATA[WARGA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sentraltimur.com/?p=6548</guid>

					<description><![CDATA[<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM &#8211; Ribuan warga Ambon dan sekitarnya menggelar tradisi Mandi Safar di Kecamatan Leihitu,...</p>
<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/ribuan-warga-leihitu-gelar-tradisi-mandi-safar/">Ribuan Warga Leihitu Gelar Tradisi Mandi Safar</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>AMBON, SENTRALTIMUR.COM &#8211; Ribuan warga Ambon dan sekitarnya menggelar tradisi Mandi Safar di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku.</p>



<p>Salah satu lokasi yang ramai saat Mandi Safar adalah Negeri (desa) Hitu. Masyarakat setempat turun-temurun melaksanakan tradisi Mandi Safar setiap tahun, meski saat pandemi Covid-19.</p>



<p>Ribuan warga, laki-laki, perempuan, orang tua maupun pemuda, serta pendatang dari desa-desa sekitar maupun dari kota Ambon turut serta dan turun ke Pantai Hitu.</p>



<p>“Prosesi (Mandi Safar) ini bersamaan dengan masuk atau siarnya agama Islam. Sudah dilakukan juga di tahun lalu. Kita berupaya meneruskan dari datu-datu atau orang tua kami,” kata Raja Negeri Hitu, Salhana Pelu di pelataran rumah raja Hitu.</p>



<p><strong>BACA JUGA:</strong></p>



<p><a href="https://sentraltimur.com/menteri-kkp-tinjau-pengolahan-ikan-tuna-di-ambon/">Menteri KKP Tinjau Pengolahan Ikan Tuna di Ambon &#8211; sentraltimur.com</a></p>



<p><a href="https://kliktimes.com/nasional/pt-waskita-karya-raih-kontrak-rp460-miliar-tangani-banjir-rob/" target="_blank" rel="noopener">PT Waskita Karya Raih Kontrak Rp460 Miliar, Tangani Banjir Rob &#8211; kliktimes.com</a></p>



<p></p>



<p>Mandi Safar telah menjadi tradisi sejak ratusan tahun silam di sebagian besar daerah di Indonesia yang merupakan mayoritas muslim. Namun, di Maluku terutama di jazirah Leihitu, Mandi Safar tetap berlangsung dan meskipun saat pandemi pada puncaknya di tahun 2020.</p>



<p>Mandi Safar di Leihitu pada hari Rabu terakhir di Bulan Safar dalam hitungan tahun hijriah yang jatuh pada 6 Oktober 2021.</p>



<p>Salhana Pelu katakan, tradisi Mandi Safar tahun ini tidak ada bedanya dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebab dalam acara ini, semua warga berbondong-bondong turun ke pantai untuk mandi di air laut yang sudah didoakan.<br><br>“Tidak ada bedanya sebelum covid dan pada saat covid, suasananya tetap seperti ini. Dan itulah harapan masyarakat juga. Melalui tokoh adat, tokoh agama, kita bisa mendoakan agar terlepas dari wabah,” tutur Salhana Pelu.</p>



<h2 class="wp-block-heading" id="h-cegah-wabah-penyakit">Cegah Wabah Penyakit</h2>



<p>Ia menjelaskan, Mandi Safar merupakan upaya spiritual ke arah pendekatan diri kepada Allah SWT oleh warganya. Selain itu juga merefleksikan sejarah syiar agama Islam di negeri Hitu. Dan meminta perlindungan agar terhindar dari wabah penyakit berbahaya termasuk Covid-19.</p>



<p>“Tujuannya hanya merefleksikan kejadian yang terjadi di masa lampau. Dan sebenarnya Mandi Safar di tempat lain juga ada. Tetapi sesungguhnya makna Mandi Safar pada Rabu akhir bulan Safar adalah untuk menghindarkan kami warga Hitu khususnya dan warga pulau Ambon agar terhindar dari segala macam wabah termasuk Covid-19,” ucapnya.</p>


<p>&lt;p&gt;The post <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com/ribuan-warga-leihitu-gelar-tradisi-mandi-safar/">Ribuan Warga Leihitu Gelar Tradisi Mandi Safar</a> first appeared on <a rel="nofollow" href="https://sentraltimur.com">Sentraltimur.com</a>.&lt;/p&gt;</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sentraltimur.com/ribuan-warga-leihitu-gelar-tradisi-mandi-safar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>9</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
