banner 728x250

Bupati Malra Ajak Masyarakat Rawat Toleransi

RAWAT TOLERANSI
banner 468x60

LANGGUR, SENTRALTIMUR.COM – Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun mengajak seluruh elemen masyarakat terus merawat toleransi dan memperkuat kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi utama dalam menjaga kedamaian serta keutuhan daerah.

Ajakan tersebut disampaikan Hanubun saat membuka kegiatan pembinaan kerukunan umat beragama dalam bingkai Ain Ni Ain Tahun 2025 di Hotel Syafira, Kota Langgur, Senin (30/12/2025).

Bupati Hanubun menegaskan kerukunan tidak terbentuk secara alami, melainkan harus dibangun melalui sikap saling menghormati, tenggang rasa, dan kerja sama berkelanjutan di tengah keberagaman agama, suku, dan budaya. “Kerukunan menuntut kita untuk menerima perbedaan, tidak memaksakan kehendak, serta hidup berdampingan secara damai sebagai satu keluarga besar Maluku Tenggara,” ujarnya.

Menurut Hanubun pilar utama kerukunan umat beragama meliputi toleransi terhadap perbedaan keyakinan, penghormatan atas kebebasan beribadah, saling pengertian, gotong royong, serta kesetaraan hak warga negara sebagaimana dijamin dalam Pancasila dan UUD 1945.

Dia menekankan pentingnya menjaga lisan dan perilaku agar tidak menyinggung keyakinan pihak lain, serta menyelesaikan persoalan melalui musyawarah demi terciptanya ketertiban dan stabilitas daerah.

Hanubun menyoroti mulai terkikisnya nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Kei yang selama ini menjadi perekat persaudaraan, khususnya ajaran leluhur Evav-Kei tentang hidup rukun, saling menghormati, dan bergotong royong. “Kita harus kembali merawat nilai-nilai adat dan budaya melalui sikap, kebiasaan, dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Melalui kegiatan pembinaan tersebut, Bupati Hanubun berharap akan lahir gagasan-gagasan segar, terutama dari generasi muda, dalam menjawab berbagai tantangan sosial dan kemanusiaan agar Maluku Tenggara tetap menjadi daerah yang damai, rukun, dan harmonis. (RED)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram