AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Tumpukan sampah yang berserakan di sepanjang jalan di kawasan Air Besar, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon kini tak lagi terlihat.
Lokasi tersebut kini telah bersih setelah petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon dikerahkan membersihkan sampah yang menggunung di lokasi itu.
Kepala DLHP Kota Ambon Apries Benel Gasperz memastikan tumpukan sampah yang dikeluhkan warga kawasan Air Besar (Arbes) telah dibersihkan. “Sampah yang ada di kawasan Air Besar telah dibersihkan dan diangkut semuanya oleh petugas kami,” kata Gasperz kepada awak media, Rabu (14/1/2026).
Pembersihan sampah dilakukan menyusul aksi protes warga Arbes pada Senin (12/1/2026). Dalam aksinya warga sempat blokade ruas jalan di kawasan itu.
Menanggapi aksi protes warga, DLHP mengerahkan petugas dan armada membersihkan timbunan sampah yang meluber menutupi sebagian badan jalan di kawasan Arbes.
DLHP mengerahkan 26 armada, terdiri dari 15 unit truk, 10 unit tosa dan satu unit eksavator. Hari pertama pembersihan, petugas DLHP mengangkut sebanyak 12 ton sampah. Selanjutnya pada hari kedua, 134 ton sampah diangkut dari kawasan Arbes.
Sampah yang diangkut dari Arbes dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA) di Dusun Toisapu, Desa Passo, Ambon.

Setelah dibersihkan Gasperz meminta warga lebih sadar terhadap kebersihan lingkungan dan tidak lagi membuang sampah sembarangan. “Kami berharap setelah ini tidak ada lagi pembuangan sampah sembarangan dan semoga warga lebih sadar untuk menjaga lingkungan,” imbau Gasperz.
Warga Arbes Rizal Tualepe menyampaikan terima kasih kepada DLHP Kota Ambon karena sampah telah dibereskan. “Kami berharap warga jangan lagi membuang sampah di sini,” katanya kepada sentraltimur.com.
Sehari setelah dibersihkan, pantauan sentraltimur.com Kamis (1/15/2026), sejumlah warga masih seenaknya membuang sampah di kawasan Arbes. Terlihat sampah yang diisi dalam kantong plastik maupun karung meskipun dalam jumlah sedikit dibuang di kawasan tersebut.




