banner 728x250

Aniaya 5 ABK KM Sabuk Nusantara, Oknum Anggota Brimob Ditahan

  • Bagikan
OKNUM BRIMOB
Dua pelaku penganiayaan ABK KM Sabuk Nusantara 103 di Pelabuhan Marsela, Maluku Barat Daya ditetapkan sebagai tersangka. (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Bharada AK, anggota Resimen II Pelopor Kedung Halang, Bogor, Jawa Barat ditahan.

Dia terlibat dalam aksi penganiayaan terhadap lima anak buah kapal KM Sabuk Nusantara 103 di Pelabuhan Marsela, Maluku Barat Daya, Maluku.

Bharada AK ditahan setelah menjalani pemeriksaan oleh tim yang terdiri dari pimpinan Kompi 3 Yon C Pelopr Brimob dan anggota Provos di Saumlaki, Minggu (15/1/2023).

“Dia sudah diperiksa dan sudah langsung ditahan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat kepada sentraltimur.com, Selasa (17/1/2023).

Roem menjelaskan, meski oknum tersebut merupakan anggota Brimob yang bertugas di luar Maluku, namun atas perbuatannya itu dia terpaksa menjalani pemeriksaan di Maluku.

Hasil pemeriksaan akan dikirim ke atasannya di markas Resimen II Pelopor Kedung Halang, Bogor untuk diproses lebih lanjut.

“Anggota Brimob dari Jawa Barat, dia tetap diperiksa. Hasil pemeriksaan akan diserahkan ke atasannya untuk menghukumnya,” ujarnya. Roem menegaskan, Polri tidak akan melindungi siapa pun anggota yang berbuat kesalahan dan pelanggaran.

“Sudah ditegaskan berkali-kali, Polri tidak akan membela atau melindungi siapa pun. Anggota yang membuat pelanggaran, siapaun yang bersalah pasti akan diproses dan diberikan sanksi sesuai perbuatannya,” tegasnya.

Sebelumnya, Bharada AK bersama seorang oknum TNI di Maluku Barat Daya, Pratu MK menganiaya lima ABK KM Sabuk Nusantara 103 hingga babak belur pada Kamis malam (12/1/2023).

  • Bagikan