banner 728x250

Apes! Disangka Maling, Tukang Ojek di Malteng Babak Belur Dihakimi Massa

TUKANG OJEK
Ilustrasi pengeroyokan. (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Seorang tukang ojek di Kabupaten Maluku (Malteng) Tengah babak belur diamuk massa. Korban berinisial A (50), dikeroyok warga hingga babak belur karena dikira komplotan pencuri.

Beruntung korban selamat setelah polisi datang dan segera membawa korban ke Polsek Leihitu. Video pengeroyokan korban viral di media sosial.

Kapoksek Leihitu Iptu Moyo Utomo mengatakan pengeroyokan terhadap korban terjadi di Dusun Wanat, Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (27/5/2025).

“Itu kejadian kemarin di Wanat sekitar jam 5 pagi, korban ini bukan pelaku pencurian,” kata Moyo kepada sentraltimur.com via telepon, Rabu (28/5/2025).

Korban dihakimi lantaran massa mengira dia sebagai komplotan pencuri. Menurutnya korban selama ini menjual ikan keliling menggunakan sepeda motor.  Dia juga sering mengantar penumpang dengan sepeda motornya. “Kebetulan korban ini mengantar salah satu pelaku pencurian. Setelah diantar pelaku memintanya untuk menunggu. Korban dalam posisi menunggu bayaran,” ungkap Moyo.

Ketika saat warga mengetahui ada kejadian pencurian, pelaku lari menuju korban dan memberikan ponsel hasil curian kepada korban. “Massa yang datang mengira korban ini juga kelompok pencuri lalu mereka mengeroyok korban. Tapi beruntung korban segera dibawa ke Polsek, kita amankan dari amukan massa,” tuturnya.

Sebelum kejadian, korban saat itu mengojek di pagi buta untuk membeli obat kepada anaknya yang sedang sakit di rumah. “Jadi ini salah sasaran. Dia (korban) sedang mencari uang untuk biaya berobat anaknya yang sedang sakit,” ujar Moyo.

Setelah sempat diamankan di kantor Polsek Leihitu, korban akhirnya dipulangkan. (MAN)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram