banner 728x250

Bangun Jembatan Demi Petani ke Kebun dan Siswa Sekolah, Bhabinkamtibmas Luhutuban Diberi Penghargaan

BANGUN JEMBATAN
Aipda Safrijal, anggota Bhabinkamtibmas Desa Luhutuban, Kecamatan Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat diganjar penghargaan di HUT Bhayangkara tahun 2025. (ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Aipda Safrijal, anggota Bhabinkamtibmas Negeri (desa) Luhutuban, Kecamatan Kepulauan Manipa, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku mendapat penghargaan di HUT Bhayangkara tahun 2025.

Penghargaan kepada Safrijal diberikan oleh Kapolres SBB AKBP Andi Zulkifli saat puncak perayaan HUT ke-79 Bhayangkara di lapangan upacara Polres SBB, Selasa (1/7/2025).

Safrijal mendapatkan penghargaan oleh pimpinan Polri di wilayah itu atas inisiatif dan dedikasinya membangun jembatan darurat yang menghubungkan sejumlah dusun di Manipa demi membuka akses transportasi warga.

“Atas dedikasi yang ditunjukkan, Aipda Safrijal, anggota Bhabinkamtibmas Negeri Luhutuban mendapat penghargaan dari pimpinan di Hari Ulang Tahun Bhayangkara,” kata Kapolsek Manipa Ipda Edwin Mangare kepada sentraltimur.com, Rabu (2/7/2025).

Edwin bangga atas dedikasi yang ditunjukkan anggotanya yang merupakan bentuk pengabdian anggota Polri di tengah masyarakat yang harus dicontohi oleh anggota lain.

Menurutnya apa yang dilakukan oleh Safrijal sangat membantu warga terutama bagi para siswa di wilayah itu. “Apa yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Luhutuban adalah bentuk kepedulian nyata. Tanpa menunggu perintah, dia bergerak membangun jembatan darurat agar aktivitas warga tetap berjalan, terutama akses anak-anak ke sekolah dan warga ke kebun,” jelas Edwin.

Jembatan darurat yang dibangun secara swadaya atas inisiatif Safrizal menghubungkan tiga dusun di Desa Luhutuban. Jembatan itu dibangun karena jembatan utama rusak akibat terkena banjir tak kunjung diperbaiki.

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi luar biasa Aipda Safrizal dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. “Ini menjadi bagian untuk menunjukkan bahwa kehadiran Polri harus dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama di wilayah terpencil. Ini sejalan dengan tema Bhayangkara tahun ini, Polri untuk Masyarakat,” ujar Edwin. (MAN)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram