AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Banjir bandang menerjang dusun Laala di kecamatan Huamual, kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Maluku, Selasa (8/7/2025).
Hujan lebat tanpa henti mengguyur wilayah tersebut sejak Senin malam hingga Selasa pagi. Banjir bandang menyebabkan puluhan rumah warga di dusun Laala terendam. Pemukiman warga dipenuhi lumpur akibat banjir bandang.
Kepala Dusun Laala Ramli Payapo mengatakan banjir bandang menyebabkan sedikitnya 30 rumah warga terendam. “Sekitar 30 rumah warga di sini terendam, termasuk juga rumah saya,” kata Ramli kepada sentraltimur.com via telepon, Selasa malam.
Pepohonan dan batang kayu dari pegunungan terbawa banjir melalui sungai Wailaala hingga ke perkampungan warga. Kondisi semakin parah karena jembatan di dusun tersebut tersumbat dengan banyaknya batang pohon yang terbawa banjir. “Akibatnya air meluap masuk ke perkampungan,” ujarnya.
Tak ada rumah warga mengalami kerusakan. Namun kejadian itu membuat perkampungan dan jalan utama di dusun Laala terendam banjir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten SBB Nasir Muruali menyatakan banjir akibat tingginya curah hujan terjadi hampir di semua desa dan dusun di kecamatan Huamual. “Bukan saja di dusun Laala tapi hampir di semua dusun di Huamual terdampak banjir, seperti dusun-dusun di Desa Luhu semua kena dan terendam,” katanya.

Meski begitu banjir yang merendam pemukiman warga di wilayah itu mulai surut. “Alhamdulillah banjir sudah mulai surut kembali tapi, dinas PUPR juga sudah turunkarena kalau tidak ditangani biasa membahayakan,” ungkap Nasir.
Dia mengimbau warga tetap waspada dengan kondisi cuaca ekstrem. “Kami mengimbau warga agar selalu waspada dengan cuaca ekstrem saat ini,” katanya. (MAN)




