banner 728x250

Bentrok Warga di Ambon: 34 Bangunan Dibakar dan Dirusak, 400 Warga Mengungsi

BENTROKAN WARGA
Puluhan bangunan di desa Hunuth, kota Ambon dibakar massa dipicu tewasnya siswa SMK Negeri 3 Ambon, Selasa (19/8/2025).. (SENTRALTIMUR.COM)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Puluhan rumah warga Desa Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon menjadi sasaran pembakaran dan perusakan saat terjadi bentrokan, Selasa (19/8/2025).

Selain rumah, sejumlah tempat usaha hingga fasilitas pemerintah dan kendaraan milik warga ikut dibakar dalam konflik tersebut.

Data yang diterima sentraltimur.com dari Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, jumlah rumah warga yang terbakar dalam bentrokan tersebut sebanyak 24 unit, sedangkan rumah yang dirusak sebanyak lima unit.

“Untuk rumah terbakar jumlahnya 24 unit dan rumah yang rusak sebanyak 5 unit,” kata Kapolresta Pulau Ambon Kombes Pol. Yoga Putra Prima Setya dalam keterangan tertulis, Rabu (20/8/2025).

Konflik itu juga menyebabkan kantor Desa Hunuth ludes dibakar massa. Adapun tempat usaha milik warga yang dibakar dan dirusak ialah tiga warung kelontong dan dua unit bengkel. “Untuk kendaraan roda dua yang terbakar sebanyak 9 unit,” sebutnya.

Ratusan warga kini mengungsi di tiga titik lokasi pengusian di Kecamatan Teluk Ambon. Bangunan yang dijadikan lokasi pengungsian yaitu gedung serbaguna di Desa Nania, Kantor Desa Poka dan gedung serbaguna Desa Negeri Lama.

Jumlah pengungsi terbanyak berada di Desa Nania sebanyak 270 jiwa. Sedangkan di Desa Negeri Lama sebanyak 28 kepala keluarga atau sebanyak 87 jiwa dan di kantor desa Poka terdapat puluhan korban bentrok yang mengungsi.

Selain karena rumah mereka terbakar, banyak warga yang memilih mengungsi akibat trauma dengan kejadian bentrok. “Rumah kita tidak terbakar tapi kita masih trauma dan belum berani kembali ke rumah,” kata Loisa Tatipata, salah seorang mengungsi.

Bentrokan antarwarga dipicu oleh tewasnya seorang siswa SMK 3 Ambon berinisial AP dalam aksi tawuran pelajar di kawasan Duruan Patah Desa Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon. Tidak sampai 24 jam pasca kematian AP, polisi berhasil menangkap pelaku penikaman berinisial IS.

BENTROK WARGA
Bentrokan antar warga pecah di kawasan Durian Patah, Desa Hunuth, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Selasa (19/8/2025). (SENTRALTIMUR.COM/RAHMAN)
Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram