banner 728x250

Bupati Malra Bagikan Masker ke Warga, Ingatkan Bahaya Kabut Asap

Bagikan Masker
◀ sentraltimur.com
SPACE IKLAN (468px X 60px) Hubungi: 0811-4715-888

LANGGUR, SENTRALTIMUR.COM – Bupati Maluku Tenggara (Malra), Muhamad Thaher Hanubun mengingatkan masyarakat agar mewaspadai bahaya kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan, terutama sistem pernapasan.

Imbauan itu disampaikan saat membagikan masker kepada warga di Ohoi Selayar, Kecamatan Manyeuw, Kamis (8/10/2026).

Aksi tersebut dilakukan sebelum Thaher menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Mujibah. Setibanya di lokasi dan melihat warga berkerumun, ia tidak langsung menuju tempat acara, tetapi mengambil masker yang telah disiapkan dan membagikannya kepada masyarakat.

Masker diberikan kepada warga dari berbagai kelompok usia, mulai dari orang tua, pemuda, hingga anak-anak yang datang menyaksikan kegiatan tersebut.

Langkah ini dilakukan menyusul kabut asap yang dilaporkan menyelimuti sejumlah kawasan di Kota Langgur dan sekitarnya sejak Rabu (7/10/2026).

Thaher menegaskan, masyarakat tidak boleh menganggap remeh kondisi kabut asap karena dampaknya bukan hanya mengganggu jarak pandang, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. “Asap bukan hanya mengganggu penglihatan, tetapi juga berbahaya bagi pernapasan,” kata Thaher.

Menurutnya, paparan asap dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, seperti masalah pernapasan serta iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan. Karena itu, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang perlu dilakukan masyarakat saat terpaksa beraktivitas di luar ruangan.

“Lindungi diri, keluarga dan lingkungan kita. Mari cegah pembakaran lahan untuk lingkungan yang sehat dan masa depan yang lebih baik,” pesannya.

Selain menggunakan masker, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar rumah selama kabut asap masih mengganggu kualitas udara. Warga juga dianjurkan menjaga kecukupan cairan tubuh, mengonsumsi makanan bergizi, serta menggunakan penyaring udara apabila tersedia.

Thaher menegaskan, perlindungan kesehatan masyarakat harus menjadi perhatian bersama dan berjalan beriringan dengan pelaksanaan pembangunan daerah. “Percuma membangun infrastruktur yang megah jika masyarakatnya tidak sehat,” tegasnya.

✈
Ikuti Berita Sentral Timur Dapatkan berita terbaru langsung melalui Channel Telegram Sentral Timur.
Gabung Channel