banner 728x250

Cabuli Siswi SMP, Warga Latuhalat Divonis 8 Tahun Penjara

  • Bagikan
Ilustrasi tersangka mendekam di penjara. (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Corneles Angkotta alias Neles, terdakwa persetubuhan terhadap siswi SMP di Latuhalat divonis delapan tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Ambon, Kamis (27/5/2021).

Pria 47 tahun ini dinyatakan terbukti bersalah melanggar Pasal  81 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Sidang putusan dipimpin oleh majelis hakim yang diketuai Lutfi, dihadiri jaksa penuntut umum Chaterina Lesbata dan kuasa hukum terdakwa Viktor Talla.

“Mengadili, menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana  persetubuhan terhadap anak dibawah umur. Menyatakan terdakwa supaya dipenjara selama 8 tahun dipotong masa tahananan, serta denda Rp 60 juta subsider dua bulan kurungan,” ucap hakim.

Perbuatan terdakwa merusak masa depan korban. Terdakwa mengakui perbuatan dan menyesalinya.

Putusan majelis hakim ini jauh lebih ringan dari tuntutan JPU hukuman 12 tahun penjara.  JPU dalam dakwaan menyebutkan terdakwa melakukan aksi bejatnya sebanyak empat kali, sejak tahun 2019.

Kehormatan korban direnggut paksa oleh terdakwa pada awal tahun 2019 berlanjut pada Juni 2020. Aksi terdakwa akhirnya diketahui keluarga korban dan dilaporkan ke Polresta Pulau Ambon.

Setelah melancarkan aksinya, terdakwa memberikan uang tutup mulut kepada korban sebesar Rp 20.000.

Orangtua korban baru mengetahui kejadian setelah mereka curiga dan meminta korban menceritakan kejadian yang menimpanya. (DNI)

  • Bagikan