banner 728x250

Cataleya Tehupelasury: Dari Rumput Belanda Menuju Mimpi Merah Putih

CATALEYA TEHUPELASURY
Cataleya Nuraisha Tehupelasury menuju impian membela Tim Nasional Sepak Bola Putri Indonesia. (DOK. PRIBADI)
banner 468x60

Usianya baru 12 tahun, tetapi Cataleya Nuraisha Tehupelasury sudah melangkah dengan keyakinan menuju impian besar: membela Tim Nasional Sepak Bola Putri Indonesia.

LIBURAN keluarga ke Indonesia awal Agustus 2025 menjadi momen berharga bagi gadis kelahiran Belanda ini. Bersama ayahnya Dadé Tehupelasury dan ibunya Feby Umarella, Cataleya tidak hanya pulang ke tanah leluhur di Maluku, tetapi juga singgah di National Olympic Academy (NOA) of Indonesia pada 1 Agustus 2025.

Kunjungan itu disambut hangat oleh Ikhsan Tualeka, Eksekutif Komite NOA Indonesia. Dalam pertemuan yang penuh keakraban, Cataleya menyampaikan cita-citanya.

“Saya bangga punya darah Maluku dan Indonesia. Suatu saat, saya ingin bermain untuk Timnas Putri Indonesia dan membawa nama Indonesia ke pentas dunia,” kata Cataleya penuh semangat.

Dari FC Hedel hingga Akademi Profesional

Saat ini, Cataleya bermain di klub FC Hedel, memperkuat tim JO13 (junior pria di bawah usia 13 tahun) yang berkompetisi di level Hoofdklasse, salah satu kasta amatir tertinggi di bawah divisi profesional di Belanda.

Menghadapi pemain pria sebaya yang umumnya lebih kuat secara fisik, Cataleya mengandalkan teknik, kecepatan, dan visi bermainnya untuk bersaing. Dia berlatih dua kali seminggu bersama tim, dan bertanding sekali setiap akhir pekan di kompetisi resmi.

Cataleya juga mengikuti latihan tambahan di Football Academie “JGO4IT” seminggu sekali, di bawah bimbingan pelatih-pelatih profesional.

Pengalaman bermainnya tidak berhenti di situ. Cataleya pernah dipilih untuk memperkuat tim gabungan bakat regional di turnamen wanita U-15, menghadapi klub-klub besar seperti Ajax dari Belanda dan Club Brugge dari Belgia. Bermain melawan tim-tim profesional di usia muda memberinya pelajaran berharga tentang intensitas, taktik, dan mental bertanding di level tinggi.

Prestasi Akademik Mengimbangi Olahraga

Di luar lapangan, Cataleya juga menorehkan prestasi akademik. Bulan ini, dia mulai bersekolah di Dr. Moller College pada level VWO (Voorbereidend Wetenschappelijk Onderwijs) —jalur pendidikan enam tahun yang mempersiapkan siswa masuk ke universitas-.

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram