banner 728x250

Diguyur Hujan Deras, Jembatan Penghubung Leihitu-Ambon Nyaris Ambruk

HUJAN DERAS
Jembatan yang menghubungkan kecamatan Leihitu, kabupaten Maluku Tengah dan Kota Ambon mengalami kerusakan akibat hujan lebat, Sabtu (21/6/2025). (TANGKAPAN LAYAR)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Jembatan yang menghubungkan Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah dan Kota Ambon mengalami kerusakan akibat hujan lebat pada Sabtu (21/6/2025).

Infrastruktur yang berada di Dusun Taeno, Desa Wakal, Kecamatan Leihitu tersebut mengalami kerusakan pada bagian oprit di kedua sisi ujung jembatan hingga nyaris ambruk. Akibatnya akses tranportasi darat melalui jalur tersebut tak bisa dilewati.

Raja Negeri Wakal, Ahja Suneth menyatakan hujan deras dan cuaca ekstrem mengakibatkan kerusakan pada jembatan tersebut. “Jembatan di Dusun Taeno  yang rusak dan nyaris ambruk, kemungkinan kejadiannya dari semalam,” kata Ajha kepada sentraltimur.com via telepon, Minggu (22/6/2025).

Dia mengimbau warga yang akan melintas dengan kendaraan di ruas jalan tersebut mempertimbangkan rencana mereka. Sebab kondisi jembatan tak bisa dilewati kendaraan. “Kendaraan sudah tidak bisa lewat, dan kami mengimbau demi keselamatan jangan ada yang lewat dulu,” ujarnya.

Ajha akan segera melaporkan kerusakan jembatan kepada Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa untuk segera ditindaklanjuti. “Saya akan laporkan ke Pak gugernur Maluku agar bisa ditindaklanjuti,” katanya.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease Kombes Pol. Yoga Putra Prima Setya mengatakan kondisi jembatan baru diketahui mengalami kerusakan Minggu pukul 07.00 WIT.

Akibat kerusakan yang terjadi, kendaraan roda epat dan roda dua untuk sementara tidak bisa lagi melintas di atas jembatan tersebut. “Pukul 07.00 WIT telah diperoleh  informasi  dari Bapak La Mance asal Dusun Taeno bahwa ada pergeseran tanah pada pondasi jembatan dan mengalami penurunan sehingga akses jembatan tidak dapat dilalui dengan kendaraan saat ini,” kata Yoga. (MAN)

Ikuti berita sentraltimur.com di Channel Telegram