banner 728x250

Dituduh Peras Pengusaha, Direskrimum Polda Maluku Angkat Bicara

  • Bagikan
Propam Mabes
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Maluku, Kombes Pol. Sih Harno. (FOTO: ISTIMEWA)
banner 468x60

AMBON, SENTRALTIMUR.COM – Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Maluku, Kombes Pol. Sih Harno angkat bicara pasca dituduh memeras pengusaha jasa konstruksi asal Surabaya, Adi Yoana.

Tuduhan itu terlontar dari Gabriela Tirajoh, istri almarhum Adi Yoana pada Rabu (20/10/2021).

Bukannya keder, Sih Harno malah menantang Gabriela membuktikan tuduhannya tersebut. “Silahkan buktikan. Dia itu tersangka, jangan ngomong ke mana-mana tanpa bukti,” kata Sih Harno dikonfirmmasi melalui sambungan telepon seluler, Kamis (21/10/2021).

BACA JUGA:

Seram Bagian Barat Gelar Pilkades Serentak, Ini Kata Bupati – sentraltimur.com

Lindungi Konsumen, Ungkap Puluhan Ribu Depot Air Minum Tidak Higienis – kliktimes.com

Sih Harno menduga kasus tersebut sengaja dimunculkan dari seorang tersangka kasus penipuan bernama Susan. Dia menuturkan, saat ini, Susan sedang mengajukan gugatan Praperadilan di Pengadilan Negeri Ambon setelah penyidik menetapkannya sebagai tersangka kasus penipuan.

“Jadi gini, ini panjang ceritanya. Ini mungkin bukan dari anu (Gabriela), tapi saya tahu ini dari Susan. Susan lagi permasalahkan saya Praperadilan. Jadi ini ada kaitannya dengan Susan mungkin mau mempermalukan saya,” kata dia menduga.

Menurutnya terkait kasus itu, dia juga telah di laporkan hingga ke Mabes Polri. “Perkara (penipuan) itu kan kita juga di laporkan ke Mabes, di mana-mana. Tidak ada masalah, itu hak dia. Bahkan polisi ini, kita ini kan ke depan sudah transparansi dan seterusnya. Sehingga dari Mabes pun datang untuk melakukan klarifikasi, silahkan, tidak ada masalah,” jelasnya.

Sih Harno menegaskan, pihaknya profesional dalam menangani perkara yang diadukan masyarakat. Bahkan pihaknya juga kooperatif jika dilaporkan ke Mabes Polri.

Terkait tuduhan Gabriela, Sih Harno membenarkan jika almarhum suaminya pernah melaporkan masalah itu ke Ditreskrimum Polda Maluku.

Kasus Adi Dilaporkan ke Polda Maluku

“Termasuk yang tadi ditanyakan yang suaminya meninggal itu. Dulu dia juga melaporkan masalah-masalah dia di sini. Kita sudah tangani bagus, hubungan baik,” jelasnya.

Pengusaha lainnya juga melaporkan suami Gabriela ke Ditreskrimum Polda Maluku. Dalam laporan itu, almarhum suami Gabriela belum melunasi uang sebesar kurang lebih Rp 6 miliar. Seorang pengusaha melaporkan almarhum Adi terkait lampu jalan.

“Dia juga dilaporkan oleh pengusaha yang diambil lampunya itu. Dia tidak bayar sampai Rp 6 miliar, ada yang Rp 1 miliar lebih, waktu Covid itu. Jadi laporannya ada di kita, kita proses,” katanya.

Menurutnya, saat laporan masyarakat terhadap mendiang Adi Yoana diproses, mereka tidak terima. Padahal ada pengaduan dari masyarakat dan itu bukan dibuat-buat polisi untuk mencari kesalahan almarhum.

  • Bagikan